SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Peristiwa

Polres Sampang Lelet Tangani Kasus Pemukulan, Korban Minta Segera Diusut

Avatar
×

Polres Sampang Lelet Tangani Kasus Pemukulan, Korban Minta Segera Diusut

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Kinerja Kepolisian Resort Sampang disorot masyarakat. Penyebabnya ada sejumlah kasus kriminal, dalam pekan ini tak kunjung ditindak. Salah satunya kasus pemukulan yang dilakukan seorang menantu terhadap mertua.

Menantu tersebut atas nama Mukimah dengan mertua bernama Misna. Keduanya merupakan Kelurahan Banyuanyar, Kota Sampang. Motif kasusnya adalah perseteruan keluarga yang diduga soal perselisihan rumah tangga.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Akibat dipukul Mukimah, Misna mengalami luka yang cukup parah, dan langsung melakukan visum dan melanjutkan laporan ke aparat penegak hukum (APH).

Baca Juga :  Nyenyak Tidur, Dapur dan Kandang Rumah Warga Terbakar

Keterangan Misna, pihaknya dipukul Mukimah saat dirinya tengah berada di rumahnya. Mukimah tidak sendirian, ia membawa satu temannya, dan tiba-tiba langsung memukul Misna.

Misna sebagai korban sekaligus pelapor mengatakan, kasus ini sebenarnya sudah di tangani pihak Polres Sampang dengan nomor: STTP/B/307.a/XII/.2019/JATIM/POLRES SAMPANG dengan penerima laporan Aipda Reza Purnomo Hadi, tertanggal 20 Desember 2019.

“Ini kasus sudah mau berjalan sebulan, tapi sampai sekarang masih belum ditemukan titik temu. Tersangka atas nama Mukimah masih duduk enak di rumahnya,” kata Misna kepada Madura Post, Senin (27/1).

Baca Juga :  Dua Warga Sumenep Berstatus Buronan Dibekuk Polisi

Pihaknya berharap kasus ini bisa segera diusut dengan menetapkan atau menangkap tersangka. Sehingga Misna tidak merasa selalu diancam dengan perbuatan Mukimah yang dinilai tidak beretika tersebut.

Sementara itu, penerima laporan di SPKT Polres Sampang Aipda Reza Purnomo Hadi mengatakan, proses pemanggilan terhadap tersangka Mukimah terus berlanjut. Hanya saja dalam sepekan ini, tersangka yang bersangkutan tidak datang.

Baca Juga :  Polisi Amankan Pelaku Penusukan di Desa Kadur Pamekasan

“Kami sudah melakukan pemenggilan terhadap tersangka, namun panggilan tidak bisa ditindaklanjuti dikarenakan tersangka mempunyai alasan sakit,” ujar Aipda Reza Purnomo.

Meski demikian, pihaknya akan tetap berupaya terus melakukan pemanggilan, hingga yang bersangkutan kooperatif menerima laporan tersebut. Menurutnya, hari ini tanggal 27 Januari, pemanggilan terus diproses.

“Pemanggilan yang kedua kali di hari Senin tanggal 27 Januari,” pungkasnya. (mp/red/rus)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.