SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlineKesehatan

Perusahaan Rokok PT Tanjung Odi Bersama Polsek Kota Sumenep Melakukan Penyemprotan Disinfektan 

Avatar
×

Perusahaan Rokok PT Tanjung Odi Bersama Polsek Kota Sumenep Melakukan Penyemprotan Disinfektan 

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – PT Tanjung Odi yang beralamat jalan raya Pamekasan, Desa Patean, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, dilakukan penyemprotan disinfektan. Kegiatan penyemprotan sendiri berlangsung bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Sumenep, pada hari Rabu (8/4/2020) kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebagai anak perusahan PT Garam Persero itu, PT Tanjung Odi ini tercatat menghimpun ribuan para pekerja rokok. Kegiatan tersebut juga sebagai imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dimaklumat Surat Edaran (SE) Mentri Perindustrian RI dan Protokol Kesehatan, dalam antisipasi pencegahan virus corona atau covid-19 yang harus dilakukan oleh setiap perusahaan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Perahu Kapal Obama Karam, 12 Orang Selamat, 2 Orang Hilang, 1 Orang Meninggal,  Berikut Daftarnya

Kasubbag Humas Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, AKP. Widiarti menyampaikan, dalam kegiatan itu dilakukan penyemprotan disinfektan terhadap roda empat, serta dilakukan screaning (Alat pengukur tubuh) oleh petugas kepada tamu dan karyawan.

“Perusahaan wajib menyediakan alat pengukur suhu tubuh untuk karyawan setelah berada di area pabrik atau tempat industri,” ungkap Widiarti, dalam rilisnya, Kamis (9/4).

Baca Juga :  Pentingnya Ciptakan Kota Bersih dan Asri, DLH Sumenep Sosialisasikan Perda Nomor 12 Tahun 2012

Setiap perusahaan, kata Widiarti, wajib menyediakan fasilitas kesehatan untuk menekan merebaknya covid-19 itu. Seperti halnya tempat cuci tangan, hand sanitaizer, hingga dilakukan penyemprotan anti septik terhadap karyawan maupun tamu.

Bahkan, berbagai tempat di gudang rokok tersebut dilakukan penyemprotan, seperti kantin, mushollah, dan tempat lainya.

“Setiap karyawan harus jaga jarak minimal satu meter, dan apabila ada karyawan yang sakit, perusahaan harus segera merekomendasikan ke rumah sakit terdekat,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengangkut 41 Orang Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Kapal Tengelam di Perairan Giliyang Sumenep

Saat ditelusuri, perusahan PT Tanjung Odi sudah memenuhi Standart Operasional Prosedur (SOP) dan memenuhi segala unsur yang ada di SE Mentri Perdagangan RI. (Mp/al/din)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.