Scroll untuk baca artikel
DaerahHeadlineKesehatan

Pertahankan Zona Hijau, Satgas Covid-19 NU Pragaan Sediakan Tempat Cuci Tangan di Tempat Keramaian

Avatar
×

Pertahankan Zona Hijau, Satgas Covid-19 NU Pragaan Sediakan Tempat Cuci Tangan di Tempat Keramaian

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Satgas Covid-19 MWC NU Pragaan, Kabupaten Sumenep, ikut mempertahankan zona hijau dalam peta penyebaran virus korona. Tim yang terdiri dari gabungan Banom NU itu menyediakan tempat cuci tangan untuk tempat-tempat keramaian seperti masjid, musala dan lainnya.

Ketua Satgas Covid-19 MWC NU Pragaan, Harir Hidayat, mengatakan masjid merupakan salah satu tempat keramaian, sehingga perlu diwaspadai sebagai tempat yang berpotensi penyebaran covid-19. Sebab itu, keberadaan tempat cuci tangan di lokasi tersebut sangat penting. Begitu juga tempat keramaian lain.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Viral..! Neng Diyah Ungkap Dugaan Keterlibatan Kader PKB dan Bupati Pamekasan Dalam Kasus Al-Huda

“Kita tidak tahu siapa yang terpapar virus. Dengan mencuci tangan sebelum masuk masjid, itu sebagai upaya agar terhindar dari penyebaran virus tersebut,” kata Harir, Selasa (21/4).

Ia mengatakan pendistribusian tempat cuci tangan tidak terfokus di satu desa. Hari ini sejumlah desa yang disasar yaitu Desa Pragaan Laok dan Jaddung. Desa lainnya menunggu giliran. Tetapi Satgas tidak langsung ke lokasi, melainkan dipasrahkan ke pengurus ranting NU untuk disebar. Harir berharap alat tersebut difungsikan maksimal okeh warga.

Baca Juga :  Disnaker Sumenep Siap Laksanakan Kebijakan Gubernur, Asal Petunjuk Teknis Turun

Soal pengadaan barang, Harir menyebut merupakan hasil patungan angota tim. Selain itu, modal pembuatan barang tersebut juga dari sejumlah donatur, termasuk sumbangan dari MWC NU Pragaan.

Selebihnya, Harir mengimbau masyarakat mematuhi anjuran pemerintah dalam memotong penyebaran covid-19, seperti jaga jarak, berdiam di rumah, dan memakai masker jika ada kepentingan mendesak yang mengharuskan keluar rumah. (mp/mat/rus)

Baca Juga :  Beda Pendapat KH.Kholilurrahman dan RB Fattah Jasin Terkait Kelangkaan Pupuk di Pamekasan