SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Berita

Perjalanan 22 Tahun BPRS Sumekar ber-Bhakti, Meluruskan Niat Menyempurnakan Ikhtiar

Avatar
×

Perjalanan 22 Tahun BPRS Sumekar ber-Bhakti, Meluruskan Niat Menyempurnakan Ikhtiar

Sebarkan artikel ini
JAJARAN. Potret segenap jajaran direksi BPRS Bhakti Sumekar menyambut 22 tahun BPRS Bhakti Sumekar berkiprah. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Tidak terasa BPRS Bhakti Sumekar telah berkiprah selama 22 tahun.

BPRS adalah lembaga keuangan bank yang melakukan kegiatan ekonomi berdasarkan prinsip Islam atau Syariah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

BPRS tidak memberikan jasa dalam lalu-lintas pembayaran dan tidak menghalalkan adanya riba atau suku bunga.

Sesuai dengan tagline Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar adalah ‘Mitra Bermuamalah Dengan Syariah’.

“Beroperasional selama 22 Tahun. BBS tulus mengabdi dan ber-Bhakti setulus hati dengan semangat Bismillah Melayani untuk memberikan kemanfaatan bagi seluruh stakeholder (Pemkab Sumenep sebagai pemilik, nasabah, masyarakat, red),” kata Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar, pada MaduraPost, Kamis (25/4).

Baca Juga :  Reses Tahap 3 DPRD Sumenep, Fattah Jasin : Kalau Sudah Diundang, Ya Harus Datang

BPRS Bhakti Sumekar mulai beroperasi di tahun 2002 silam. Saat ini, dengan keberadaan jaringan kantor yang tersebar di kecamatan daratan dan kepulauan, sudah mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Di Sumenep kami memiliki 26 kantor dan 4 kantor di Kabupaten Pamekasan,” ucap Fajar.

Dalam perjalanannya, BPRS Bhakti Sumekar beroperasional secara syariah dan menjadi solusi keuangan yang lebih berkah bagi masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Sudahkah Kamu Berkurban? Tabungan Kurban BPRS Bhakti Sumekar Naik Signifikan

“Apalagi Sumenep memiliki jumlah pesantren yang sangat banyak,” kata Fajar.

Ke depan, Fajar berikhtiar untuk meluruskan niat dan menyempurnakan ikhtiar.

“Kami berpendapat bahwa masa depan seluruh perbankan termasuk BPR/BPRS adalah digitalisasi dan kemudahan akses untuk bertransaksi bagi semua masyarakat,” kata Fajar menjelaskan.

Secara bertahap, Fajar ingin membawa BPRS BS menuju perbankan syariah yg semakin digital dan inklusif.

Baca Juga :  Rumah dan Dua Unit Sepeda Motor di Pamekasan Dilalap Api

“Kami akan berupaya untuk menyederhanakan segmentasi-segmentasi selama masih dalam koridor syariah. Sehingga, seluruh masyarakat tanpa terkecuali bisa mengakses dan berinvestasi di BPRS BS,” harap Fajar.

Pihaknya mencontohkan, ada sejumlah layanan yang telah diversifikasi sebagai produk termasuk variasi akad-akad dan menjadi ke-khasan di perbankan syariah.

“Akan terus kami kembangkan,” ucap Fajar.

“Sehingga seluruh kebutuhan masyarakat pada akhirnya akan terfasilitasi melalui layanan dan produk-produk di Bank BPRS BS yang beroperasi syariah,” timpalnya lebih lanjut.***

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.