Pengerjaan Proyek Paving di Barurambat Kota Diduga Banyak Penyimpangan dan Mark-Up

  • Bagikan
Proyek Pavingisasi di Jl. Niaga Barurambat Kota saat sedang dikerjakan (MaduraPost/Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Proyek Pavingisasi atau pemasangan Paving Block di Gang 1, Jl. Niaga tepatnya di RT. 02, RW. 02, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terindikasi banyak penyimpangan dan Mark-Up.

Berdasarkan pantauan Wartawan MaduraPost dilokasi, nampaknya realisasi proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi RAB. Sebab, gradasi Pasir Alasnya (hamparan pasir di bawah Paving Block) nampak terlihat hanya kurang lebih 3 cm dan kedalaman pondasi Kanstein-nya nampak terlihat kurang lebih 4 cm saja. Sehingga dalam realisasinya berpotensi tidak akan kuat atau tahan lama.

BACA JUGA :  Inspektorat Sumenep Akui Tidak Tahu Perubahan Persyaratan KAK Pembangunan Pasar Anom Blok Sayur Tahap I

Kemudian, pemasangan Paving Block-nya juga terpantau tidak rata dan renggang diantara sisinya serta material penahan benturan antara sisi Paving dan kekedapan air (Material Pasir Joint Filler) menggunakan material pasir laut halus. Yang hal itu tidak sesuai dengan fungsi Joint Filler Pavingisasi.

Tak hanya itu, selain kualitasnya bukan Paving Block tipe K300 yang digunakan pada proyek itu, pelaksanaan proyek tersebut disinyalir telah melabrak Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Sebab, di lokasi proyek itu tidak ada papan informasinya sehingga tidak jelas dari mana sumber dananya serta berapa jumlah anggaran dan volumenya.

BACA JUGA :  Silaturrahmi DPD IMM Jawa Timur Bersama Bupati Baddrut Tamam

Menurut pengakuan salah seorang warga setempat berinisial ACH saat ditemui disekitar lokasi proyek, bahwasanya Paving Block yang dipasang pada kegiatan proyek tersebut sepertinya Paving Block yang kualitasnya sangat jelek banget.

“Saya rasa proyek Paving itu tidak akan tahan lama mas, karena pernah saya pegang kemaren itu mas Pavingnya tidak keras, mudah hancur. Kini selain saya pribadi, banyak warga sekitar yang juga mengeluhkan proyek pemasangan paving itu,” keluhnya, Senin (11/10/2021).

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Kabur dan Disebut Dungu Saat Aksi Demo Reuni Gerakan Rakyat

Sementara salah seorang pekerja saat ditanya siapa pemilik proyek tersebut, ia malah mengatakan kalau dirinya tidak tahu siapa pemiliknya (proyek Pavingisasi, red).

“Saya tidak tahu mas, saya datang kerja disini,” katanya singkat.

Diinformasikan, bahwa juga berdasarkan beberapa informasi yang dihimpun oleh Wartawan Media ini kalau dana anggaran kegiatan proyek Pavingisasi tersebut dari Provinsi Jatim yang dikelolakan melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) tingkat Kelurahan.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi dari Lurah Barurambat Kota dan BKM.

  • Bagikan