SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadline

Pemuda dan Aktivis Tuntut Pemkab Pamekasan Peduli Petani Tembakau

Avatar
×

Pemuda dan Aktivis Tuntut Pemkab Pamekasan Peduli Petani Tembakau

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Memasuki musim tembakau tahun ini, para petani berharap agar harga pembelian nantinya sesuai dengan janji Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Senin (22/06/2020).

Pasalnya pada tahun sebelumnya pemerintah telah gagal soal harga tersebut sehingga mendapat reaksi negatif dari masyarakat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Yadi, pemuda asal Desa Nyalabu Daya mengatakan, kemarau tahun ini merupakan kesempatan besar bagi Pemerintah setempat untuk membayar semua kegagalannya dalam mengangkat martabat petani di tahun lalu.

Baca Juga :  BLT DBHCHT 2024 Cair Bulan Oktober, Dinsos P3A Sumenep Dapat Kucuran Rp2,8 Miliar

Menurutnya, kalau kualitas tembakau sudah bagus dan memenuhi standarisasi pabrikan, akan tetapi jika tidak didukung dengan harga yang stabil dan memuaskan maka sama halnya dengan mimpi di siang bolong.

Seperti tahun lalu, kualitas tembakau sudah sangat bagus dan memenuhi standart, namun harga masih saja tidak bisa berpihak pada petani, alhasil, kekecewaan yang didapatkan para petani, tak cukup itu, gelombang demonstrasipun tak dapat di elakkan.

Baca Juga :  Kepala Puskesmas Pasean Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Covid-19

Yadi juga menuturkan, meskipun harganya belum sesuai dengan harapan, paling tidak hingga akhir panen nantinya harga tembakau tetap stabil.

“Saya sangat berharap dan yakin harga tembakau tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, dan apabila masih belum sesuai dengan harapan tapi paling tidak harga jual tembakau bisa lebih baik dari tahun kemarin. Apalagi, saat ini produksi tembakau menurun cukup banyak,” tutur dia.

Baca Juga :  Satu lagi Milenial dari Pantura, Fahmi Resmi Jadi Caleg Pamekasan Dapil III

Dan lebih lanjut dia memaparkan, kalau saat ini kondisi di lapangan sangat berbeda, karena pembeli tembakau tidak banyak.

“Seharusnya, dengan kualitas tembakau yang baik dan produksinya tidak banyak, maka harga jual tembakau bisa lebih baik, dan ini kesempatan buat Pemkab untuk membayar semua kekecewaan petani di tahun lalu,” imbuhnya. (Mp/nir/uki/rus) 

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.