Pemkab Sampang Anggarkan Rp 307 Juta Untuk Pembangunan Ruang Tunggu Terminal Ketapang

  • Bagikan

 

Terminal Ketapang Kabupaten Sampang
Terminal Ketapang Kabupaten Sampang

 

SAMPANG, MaduraPost – Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang berencana akan membangun ruang tunggu penumpang. Anggaran yang diajukan sebesar Rp 307 juta dari APBD Sampang 2020.

Kabid Perhubungan Darat Dishub Sampang, Chotibul Umam mengatakan, pembangunan terminal Ketapang ditaksir menelan anggaran sebesar Rp 2 miliar.

Pembangunan terminal dilaksanakan secara bertahap, pembangunan dimulai sejak 2018 lalu, Dan saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 20 – 30 persen.

BACA JUGA :  Bea Cukai Madura Lempar Tanggung Jawab Ke Pemkab Terkait Pembinaan Pengusaha Rokok

Sejumlah infrastruktur terminal yang telah dibangun, Meliputi jalan, pos jaga, dan halter atau tempat pemberhentian bus. “Total anggaran dalam pembangunan infrastruktur itu Rp 820 juta, kata Umam, Rabu (22/1/2020).

Dikatakan, terminal Ketapang akan menjadi terminal type C. Infrastruktur yang ada meliputi kantor UPT terminal, area drob zone atau penurunan penumpang, pos retribusi dan informasi, wastafel, dan ruang tunggu penumpang.

BACA JUGA :  Soal Kasus Beras Oplosan, MPR Tabur Bunga ke Kejari Sumenep,

Lalu, jalur pemberangkatan, jalur keluar kendaraan penumpang, pintu masuk bagi pejalan kaki, dan tempat parkir kendaraan roda dua atau empat.

Di terminal juga akan disediakan sejumlah fasilitas, antara lain, toilet, mushola, tempat istirahat, kios dan toko, dan juga taman bermain. Sehingga para penumpang yang menunggu bus atau taksi di terminal bisa merasa nyaman.

“Proyek terminal Ketapang ditargetkan bisa tuntas dan mulai beroperasi pada 2022 nanti,” ujarnya.

BACA JUGA :  Iptu Pudi Purnomo; Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Delapan Kades Terpilih Asal Ketapang

Anggota Komisi III DPRD Sampang Abdus Salam berharap program pembangunan terminal Ketapang bisa berjalan maksimal. Menurutnya, wilayah pantai utara (Pantura) Sampang merupakan akses nasional, Karena itu sudah seharusnya dibangun terminal yang layak dan bagus.

“Tentunya keberadaan terminal ketapang akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) di sektor retribusi,” kata Politikus asal kecamatan Ketapang itu. (mp/zen/rul)

  • Bagikan