Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Pelaku Pembacokan di Desa Gunung Maddah Sampang Berhasil Ditangkap Polisi

Avatar
33
×

Pelaku Pembacokan di Desa Gunung Maddah Sampang Berhasil Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Tempat kejadian perkara pembacokan di Desa Gunung Maddah, Kota Sampang. (Istimewa)

SAMPANG, MaduraPost – Jajaran Polres Sampang berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan bernisial L (43) yang terjadi di Dusun Tengah, Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.

Kapolres Sampang, AKBP Arman melalui Kasi Humas Polres Sampang menjelaskan, bahwa peristiwa terjadi Senin (12 09/2022) sekira pukul 19.30 WIB korban yang menaiki sepeda motor tiba dirumahnya dengan terburu-buru karena dikejar oleh terduga pelaku yang juga naik sepeda motor, sesampainya dirumah korban sempat mengambil clurit didalam rumahnya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  JAR Jatim Desak Kejati Awasi dan Kembangkan Kasus Korupsi PEN Sampang

“Saat keluar sudah ada pelaku didepan rumahnya yang kemudian korban dan pelaku sempat berduel namun karena korban kalah jumlah 1 melawan 2. Namun korban sempat lari ke arah jalan depan rumahnya hingga korban terjatuh pelaku dibacok berkali-kali mengenai tubuh korban kemudian pelaku kabur kearah utara rumah korban,” ungkapnya, Selasa,(13/9).

Menurutnya, Tim Resmob melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial L (43) asal warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Sampang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun tersangka satunya bernisial HT (43) masuk DPO.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Tawarkan Solusi Mudah Merencanakan Ibadah Haji

“Terduga Pelaku membacok menggunakan senjata tajam karena tersangka sakit hati sering diajak (carok) dendam.Namun Barang Bukti (BB) Baju milik korban, sebilah senjata tajam jenis clurit diduga milik korban, buah bungkus clurit di temukan di TKP, sepasang sandal, jam tangan, topi, dan Handphone diduga milik korban, sebilah senjata tajam terdapat bercak darah diduga milik tersangka,” terangnya.

Baca Juga :  Usut Enam Laskar Meninggal, FPI Minta Presiden Jokowi Pecat Kapolri Idham Aziz