SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Pemerintahan

Pedagang Berharap Pasar Sentol Kedungdung Segera Beroperasi

Avatar
×

Pedagang Berharap Pasar Sentol Kedungdung Segera Beroperasi

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Proyek Revitalisasi Pasar Sentol, Kecamatan Kedungdung yang menelan anggaran Rp 1,6 Miliar diharapkan segera beroperasi.

Hozaimah, (42), pedagang Pasar Sentol mengatakan, program revitalisasi pasar akan berdampak terhadap kemajuan pasar. Sebab, bangunan pasar yang bagus dan memiliki fasilitas lengkap akan meningkatkan jumlah pengunjung yang berbelanja di pasar.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Pembangunan kan sudah selesai. Jadi kami harap pasar ini bisa segera beroperasi, pedagang sudah tidak sabar berjualan di sini,” tutur warga asal Desa Moktesareh, Kedungdung itu.

Baca Juga :  BPRS Dorong Layanan Call Center 112 Pemkab Sumenep Berjalan Maksimal

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang, Sapta Nuris Ramlan, mengatakan, Pasar Sentol akan dioperasikan dalam bulan ini. Pihaknya sudah meminta kepada koordinator atau kepala pasar untuk segera mendata para pedagang yang belum memiliki surat pemanfaatan fasilitas pasar. Sebab, surat itu merupakan salah satu pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selain dari penarikan retribusi harian dan bulanan.

“Kita targetkan dalam bulan ini pasar Sentol sudah beroperasi,” ujar Sapta saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (9/1/2020).

Baca Juga :  Ratusan Guru Non Katagori di Pamekasan Ajukan Berkas Permohonan BLT

Menurutnya, Pasar yang baru dibangun itu memiliki 10 kios dan sekitar 135 los. Para Pedagang yang akan berjualan di dalam pasar merupakan pedagang lama, meliputi pedagang daging, konfeksi atau pakaian, rempah-rempah, dan semacamnya, penjual daging akan menempati los sebelah timur, pedagang rempah-rempah di tengah dan di barat. Sedangkan untuk kios akan ditempati pedagang konfeksi.

“Kalau lokasi di dalam pasar masih memungkinkan, maka sebagian pedagang yang berjualan di luar akan direlokasi ke dalam,” ucapnya.

Baca Juga :  Mr. Vrajarenu Das Berikan Pemahaman Yoga Terhadap Ibu-ibu Adhyaksa Dharmakarini di Kabupaten Bangkalan

Anggota Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan berharap program revitalisasi Pasar Sentol bisa menjadi solusi terkait dengan persoalan penataan pedagang yang selama ini semrawut.

Revitalisasi atau pembangunan pasar harus ditopang dengan pengelolaan yang maksimal. Tujuannya pasar bisa lebih maju dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkatkan.

“Kami harap pasar itu bisa segera dioperasikan. Kalau tidak, khawatir akan mempengaruhi target PAD,” pungkasnya. (mp/zen/din)

>> Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita madurapost.net WhatsApp Channel : Klik Disini . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.