Scroll untuk baca artikel
Politik

Pasca Dukung Ganjar Capres, PPP Colek PDIP Minta Jatah Cawapres 2024

Avatar
29
×

Pasca Dukung Ganjar Capres, PPP Colek PDIP Minta Jatah Cawapres 2024

Sebarkan artikel ini
Deklarasi PPP dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024. (DPP PPP/ist)

JAKARTA, MaduraPost – PPP tampak tidak hanya mau sekedar mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres 2024, PPP ternyata juga mencolek PDIP agar PPP bisa diberi jatah cawapres untuk mendampingi Ganjar.

Hal tersebut disampaikan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono. Ia meminta agar kadernya bisa diusung sebagai cawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kajian Politik Yusril di Pilpres 2024, Prabowo Diuntungkan Saatnya Memimpin Indonesia

“DPP PPP akan berusaha secara maksimal melakukan komunikasi dan langkah-langkah politik untuk mendorong kader PPP dapat dipasangkan sebagai bakal calon wakil presiden,” ujar Mardiono.

Sebelumnya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang didalamnya ada Golkar, PAN, dan PPP mulai goyah, setelah PPP tampak menentukan sikap merapat ke Capres PDIP Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2019, Polsek Sokobanah Sampang Siap Amankan Jalannya Pemilu

Juru Bicara Partai Golkar Tantowi Yahya mengatakan, meski tanpa PPP, KIB masih eksis karena masih ada PAN. Meski demikian, ia memberi sinyal partainya bakal merapat ke Prabowo Subianto untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilpres 2024.

Sebab Tantowi menilai pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto serta politikus senior Golkar Abu Rizal Bakrie beberapa hari lalu menjadi kedekatan kedua partai.

Baca Juga :  Gerindra Rekom Politikus Senior PPP Mujahid Anshori Maju Pilkada Pamekasan

Menurut dia, Gerindra dan Golkar sama-sama memiliki hubungan dekat karena lahir dari rahim yang sama.

“Yang perlu dicermati itu pertemuan Prabowo dengan Airlangga dan Aburizal Bakrie pada hari lebaran. Golkar dan Gerindra itu chemistri-nya sama karena berasal dari satu rahim,” kata Tantowi.