Scroll untuk baca artikel
Sosial

Owner Yayasan Babur Rizki Camplong Gelar Sema’an Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin

Avatar
63
×

Owner Yayasan Babur Rizki Camplong Gelar Sema’an Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin

Sebarkan artikel ini
Kegiatan Jamaah Sema’an Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin Jantiko Mantab saat berlangsung. (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Owner Yayasan Babur Rizki Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, menggelar doa bersama melalui Jamaah Sema’an Al-Qur’an dan Dzikirul Ghofilin Jantiko Mantab, Senin malam (19/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Acara dihadiri para owner, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah. Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, khususnya antar owner, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan persatuan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Salah satu owner Yayasan Babur Rizki, Achmad Eko Haryono yang akrab disapa Sang Baginda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang untuk menyatukan visi dan menghindari potensi perpecahan.

Baca Juga :  Dinsos Bersama Pemerintah Desa Cenlecen Salurkan BLT DBHCHT Kepada Warga

“Forum ini menjadi ajang silaturahmi antar owner agar tidak saling iri, tidak ada hasut-menghasut, dan tidak ada fitnah satu sama lain,” ujar Eko Haryono, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci utama dalam membangun lingkungan yang harmonis.

“Intinya kita di sana satu kata dan satu suara. Tidak ada kamu dan saya, yang ada hanya kita. Kita adalah putra Campur yang ingin menyongsong Campur lebih baik,” tuturnya.

Baca Juga :  Mantan Kalapas Berikan Bantuan Terhadap Korban Banjir di Pamekasan

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menghadirkan Gus Yusferi, cucu almarhum Yusmi, untuk memberikan penguatan spiritual melalui lantunan sholawat dan dzikir bersama.

“Alhamdulillah, Gus Yusferi hadir membersamai jamaah, memimpin sholawat bersama. Ini menjadi penguat batin bagi kita semua,” ungkapnya.

Menurut Eko, dzikir dan sholawat tersebut menjadi sarana membersihkan hati dan melapangkan jiwa dalam menghadapi berbagai cobaan kehidupan.

“Supaya hati bersih dan lapang menerima ujian. Pada hakikatnya manusia hanyalah menjalani alur yang telah ditentukan,” katanya.

Baca Juga :  Memperingati Ulang Tahun ke-44, YKB Sumenep Gelar Bakti Sosial

Ia juga menyampaikan pesan moral yang diterimanya dari Gus Yusferi agar tetap berbuat baik dalam kondisi apa pun.

“Pesannya sederhana, tetaplah berbuat baik meski tidak ada yang benar-benar sempurna di dunia ini,” tegasnya.

Sementara itu, mitra kerja MBG Babur Rizki, Saman Syah, menilai kegiatan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antara owner dan mitra kerja.

“Kegiatan ini menegaskan bahwa keikhlasan, kebersamaan, dan saling menghormati adalah kunci agar tidak muncul iri hati, hasutan, maupun kesalahpahaman,” ujarnya.***