close menu

Masuk


Tutup x

Online Shop Tipu Pengacara Cantik Berujung Hukum

Penulis: | Editor:

DENPASAR, MaduraPost – Seorang pengacara cantik dari tim kantor hukum Acong Latif & Partners melaporkan Online shop dengan akun instagram “getyour.collection” di Kepolisian Sektor Denpasar Selatan. Selasa (01/12/2020) kemarin.

Praktisi hukum Dian Suryani itu melaporkan adanya dugaan penipuan dari online shop yang menimpa dirinya karena ditawarkan baju yang ada di salah satu akun instgramnya. Menurutnya akun tersebut menawarkan baju yang bagus dan menarik hingga membuat dirinya tertarik dan membelinya. Akan terapi setelah pembayaran selesai barang yang ia pesan tidak kunjung datang ke villa mewah yang dia sewa di daerah Sanur Bali.

BACA JUGA :  Tak Terima Ponakannya Diduga Kena Sihir, Warga Sumenep Dibunuh Didalam Kapal

“saya pesan karena tertarik apa yang dia tawarkan dan sebelumnya saya tanya bisa gak di anter pakai ojol karena saat itu saya butuh dan bisa di antar, akhirnya saya pesan dan melakukan pembayaran secara transfer kebetulan butik tersebut di Denpasara juga tapi sampai besok harinya tidak dateng malah saya di blok tidak bisa komunikasi, akhirnya saya laporkan ke pihak yang berwajib,” cerita Dian kepada media.

BACA JUGA :  Minggu Depan Sidang Pertama Kiai Memesumi Santri di Bangkalan

Langkah wanita cantik tersebut untuk melaporkan akun intgram “getyour.colletion” tersebut sebagai bentuk konsekuensi dari perbuatannya. Ia berharap tidak ada korban berikutnya.

“saya laporkan akun dan pelaku itu biar tidak ada korban, dan saya tidak akan diam sampi pelaku di penjara,” imbuh dara cantik asal Bandung tersebut.

Tak cukup sampai distu, Dian suryani juga akan melaporkan rekening pelaku ke Banknya agar diblokir dan tidak dapat transaksi kembali, apalagi dipakai untuk melakukan pelanggaran hukum (penipuan).

BACA JUGA :  Kronologi Tragedi Asmara Berdarah di Sumenep

“saya juga akan melaporkan ke bank yang bersangkutan untuk melakukan pemblokiran biar dia tidak bisa transaksi lagi sehingga tidak ada msyarakat yang ditipu,” pungkasnya. (mp/ron/rul)