Ngaku Saudara Kepala Dinas di Sumenep, Oknum Ini Teror Sejumlah Kades

  • Bagikan
Ilustrasi

SUMENEP, MaduraPost – Baru-baru ini santer kabar sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di teror oknum tak bertanggungjawab.

Para Kades mengaku resah atas perilaku oknum inisial JK, seorang laki-laki yang mengatasnamakan saudara dekat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli. Parahnya, ia juga mengaku sebagai Kabiro Media Harian Bangsa.

Salah satu Kades di Sumenep bercerita pada pewarta, bahwa pelaku sering mengirimkan pesan lewat aplikasi WhatsApp meminta pulsa. Kemudian modus mengaku datang ke rumah sejumlah Kades namun tidak bertemu.

Bahkan tak tanggung-tanggung, oknum tersebut juga menghubungi sejumlah Kades secara langsung melalui sambungan selularnya. Saat minta pulsa, oknum ini mengistilahkannya sebagai minta rejeki.

BACA JUGA :  Pasien Covid-19 di Sumenep, Satu Orang Sembuh Satu Orang Meninggal Dunia

“Saya sering dapat pesan WA dari yang bersangkutan, minta pulsa, ngaku saudara sepupu pak Kadis Ramli, jika WA-nya tidak direspon, biasanya nelfon berkali-kali,” ungkap salah satu Kades di Sumenep, yang minta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (16/10).

Saat datang ke rumah salah satu Kades, oknum ini tidak sendiri. Dia mengaku bersama rekannya. Kades pun mengatakan, jika secara materi dia merasa tidak dirugikan, namun ia mengimbau kepada Kades lainnya untuk lebih berhati-hati.

“Ngaku datang ke rumah bersama rekannya, bilangnya jam sekian datang, karena tidak bertemu akhirnya pulang, padahal pada jam yang disebutkan oknum tersebut saya posisi di rumah, tidak ada orang datang,” terangnya.

BACA JUGA :  Simpan Narkoba di Mulutnya, Ainur Rahman Ditangkap Satreskoba Polres Sumenep

“Saya tidak dalam kapasitas dirugikan, tapi saya rasa perlu mengingatkan teman-teman kepala desa yang lain agar tidak menjadi korban,” sambungnya..

Menanggapi hal itu, Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli, mamastikan tidak mengenal oknum tersebut. Dia mengakui, jika ada sejumlah Kades yang melaporkan hal tersebut pada dirinya.

“Ada beberapa kades yang menghubungi saya, dikirimi fotonya juga, saya jawab tidak kenal, saya merasa tidak ada hubungan famili dengan yang bersangkutan. Ngakunya kan saudara sepupu, kalau sama sepupu, sampai umur sekarang insya Allah saya tahu semua,” tegasnya.

Jika oknum tersebut kembali menghubungi Kades, pihaknya mengimbau agar disikapi dengan bijak, jangan sampai terpengaruh dengan label yang mengaku sepupunya.

BACA JUGA :  Warga Ketapang Barat Demo PN Sampang Tuntut Keadilan Kasus Sangketa Tanah

“Kades harus bersikap bijak, sesuai aturan. Jika mengaku dari pers, butuh informasi tentang desa ya berikan saja sesuai prosedur, namun jika ada kades yang merasa dirugikan, silahkan saja ambil sikap,” jelas mantan Kepala Dinas Sosial Sumenep ini.

Berikut isi pesan berantai oknum teros Kades di Sumenep tersebut :

“Assala Mualaikum Pak Kalebun,Ini Nomer Saya Jaka,Kabironya Media Harian Bangsa,Saya Saudara Sepupunya Pak Ramli Pemdes,Kemarin Saya Ke Rumah Sampean,Saya Berdua Sama Teman Saya,Tapi Saya G Ketemu Sampean,Intinya Saya Mau Ketemu Sampean Tidak Ada Apa2,Cuman Ngamponga Rajekena,Tapi Saya G Bisa Balik Lagi,Di Karenakan Saya Sibuk Ada Acara Terus,Cukup Nomer Hp Saya Ini Belikan Pulsa Aja,Saya Tunggu Pulsanya Bos,Terima Kasih,” berikut bunyinya.

  • Bagikan