SUMENEP, MaduraPost – Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggulirkan program mudik tanpa biaya bagi warganya yang merantau di Ibu Kota dan wilayah sekitarnya.
Inisiatif yang digagas langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, ini dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026.
Program Mudik Gratis 2026 tersebut dirancang sebagai sarana untuk memudahkan warga Sumenep di perantauan agar dapat kembali ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama keluarga.
Selain membantu dari sisi transportasi, kebijakan ini juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan masyarakatnya.
Keberangkatan peserta akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 05.30 WIB. Titik kumpul ditetapkan di area Parkir Timur Selatan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.
Rombongan pemudik selanjutnya akan diantar menuju Pendopo Keraton Sumenep sebagai lokasi akhir perjalanan.
Bupati Fauzi menekankan, bahwa program ini lebih dari sekadar penyediaan sarana angkutan.
“Mudik bukan hanya perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga perjalanan hati untuk kembali kepada keluarga dan akar budaya kita. Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin memastikan warga kami di perantauan bisa merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama orang-orang tercinta,” ujar Bupati Fauzi, Sabtu (21/2).
Ia menambahkan, kebijakan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk mereka yang tengah mencari nafkah di luar daerah.
Program ini diperuntukkan bagi warga asli Sumenep. Calon peserta diwajibkan melampirkan hasil pindai atau fotokopi KTP maupun identitas resmi lain sebagai bukti domisili asal.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan sejumlah armada bus guna menjamin keselamatan serta kenyamanan selama perjalanan menuju Madura.
Lebih jauh, Bupati Fauzi menyebut program ini sebagai bagian dari visi pembangunan daerah yang inklusif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat, tanpa memandang jarak geografis.
“Kami ingin menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mudik Gratis ini adalah bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar memperkuat ikatan emosional antara perantau dengan tanah kelahirannya, Sumenep,” tegasnya.
Pemkab Sumenep mengimbau warga yang berminat segera melakukan pendaftaran melalui narahubung resmi yang telah disediakan, mengingat kuota peserta terbatas dan akan disesuaikan dengan kapasitas armada.
Mengusung semangat “Saatnya Rayakan Idul Fitri Bersama Keluarga”, program Mudik Gratis 2026 diharapkan menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya, dari tanah rantau hingga kembali ke Bumi Sumekar.***






