SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Hukum & Kriminal

Modus Data Kredit, Pegawai Bank BUMN Garong Rp 584 Juta di Bangkalan

Avatar
×

Modus Data Kredit, Pegawai Bank BUMN Garong Rp 584 Juta di Bangkalan

Sebarkan artikel ini

BANGKALAN, Madurapost.net – Modus memasukkan data-data rekening nasabah pensiunan untuk membuat kredit fiktif, pegawai perbankan BUMN di Bangkalan garong dana hingga Rp 584 juta.

Dari tindakan tersangka tersebut, negara mengalami kerugian hingga ratusan juta 2018-2019 sejak tersangka memulai aksinya di kabupaten Bangkalan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Tersangka berinisial FPW Warga asal desa Baban kecamatan Gapura kabupaten Sumenep, menjabat sebagai Officer Account (AO),” ujar Kasi Pidsus kejaksaan negeri Bangkalan Hendrawan, Rabu (07/10/2020).

Baca Juga :  Pemerintah Desa Panglema Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 77

Lanjut Hendrawan, tersangka kita diamankan sekitar pukul 13.00 Wib sesuai pasal 184 ayat 1 KUHAP ditetapkan FPW sebagai tersangka. Tindakan itu dilakukan tersangka semua atas kepentingan dirinya pribadi.

“FPW melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) dengan bukti 12 buku rekening yang difktipkan beserta kerugian negara sebesar 584 juta,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan, proses penyidikan dilakukan sekitar satu bulan. Setelah kita mendalami kemudian mempelajari dan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan kelengkapan dokumen.

Baca Juga :  Bimtek Petani dan Penyuluh di UIM, Slamet Ariyadi Ingin Petani Madura Sejahtera

“Setelah satu bulan kita berkesimpulan, tersangka harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Temuan itu atas dasar kerjasama dengan bagian pengawasan Bank,” tandasnya.

Atas tindakannya tersangka FPW dikenai pasal 2 dan 3 UU 31 tahun 1999 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(Mp/sur/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.