SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Berita

Minta Oknum Kiai Sesat di Sotabar Segera Ditangkap, Ribuan Warga Demo Polres Pamekasan

Avatar
×

Minta Oknum Kiai Sesat di Sotabar Segera Ditangkap, Ribuan Warga Demo Polres Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Caption : Saat ribuan massa dari Gerakan Umat Islam Pamekasan Gelar aksi demo di Mapolres Pamekasan. (Mohammad Munir/MaduraPost)

PAMEKASAN, MaduraPost – Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Pamekasan menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Jumat (20/01/2023).

Massa aksi menuntut supaya salah seorang tokoh agama di Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten setempat bernama Kia Fathor (akrab dikenal) segera ditangkap.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sebab Kia tersebut dinilai telah mensyiarkan ajaran sesat atau menyimpang dari ajaran agama Islam, salah satunya kata mereka (massa aksi, red) Kia Fathor itu menyamakan Nabi dengan Allah dan membolehkan wanita yang sedang haid bisa melaksanakan ibadah shalat.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Apresiasi FGD Tembakau yang Digelar DPC PWRI, Begini Hasilnya

“Kami datang menggelar aksi damai ke Mapolres Pamekasan ini adalah untuk mengawal surat fatwa dari MUI Pamekasan, yang mana aparat segera mengamankan oknum yang diduga telah mengajarkan aliran sesat,” ujar KH. Abdul Aziz dalam orasinya.

Ia mendesak agar Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pamekasan yang baru menjabat segera menangkap atau mengamankan oknum Kiai sesat tersebut.

Baca Juga :  Tiga CPNS Sumenep Peringkat Terbaik, BKPSDM Akan Berikan Reward

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Satria Permana berjanji, kalau pihaknya akan segera menindaklanjutinya.

“Kami akan segera menindaklanjuti laporan warga tersebut,” katanya.

Diberitahukan bahwasanya massa aksi mengancam akan kembali menggelar aksi demo ke Mapolres Pamekasan dengan massa yang lebih besar apabila oknum Kiai sesat itu tidak segera ditangkap.

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.