SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahPemerintahanPendidikan

Mengajari Siswa Dari Pintu ke Pintu, Kadisdik Sumenep : Avan Fathurrahman Ini Kreatif

Avatar
×

Mengajari Siswa Dari Pintu ke Pintu, Kadisdik Sumenep : Avan Fathurrahman Ini Kreatif

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Sempat viral di Media Sosial (Medsos) dan media massa beberapa hari terakhir tentang seorang guru di Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Batuputih, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, yang mengajar muridnya dor to dor (Pintu ke pintu) ditengah pandemi virus corona atau covid-19.

Sosok guru itu bernama Avan Fathurrahman (39), yang kreatif mendidik muridnya dipelosok Desa. Diketahui, ditengah pandemi covid-19 pemerintah menerapkan sistem belajar dirumah menggunakan online (Daring) dengan jenis handphone pintar.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  DLH Sampang Sebut Galian C yang Beroperasi Tanpa Izin Bisa Dipidana

Namun, Avan, malah menggunakan cara diluar jaringan (Luring), sebab kebanyakan siswa tak miliki jenis handphone pintar (Android).

Sebab itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengapresiasi kinerja pak guru Avan, sapaan karibnya ini, meski tidak secara kebutuhan finansial.

“Itu kreatif. Karena dia bisa menjabarkan perintah dari pemerintah pusat. Misal, siswa belajar dirumah pakai apa ? Pakai media tidak punya. Makanya pak Avan ini kreatif, untuk mendatangi siswa,” ujar Carto, Kepala Disdik Sumenep, saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan selularnya, Rabu (22/4).

Baca Juga :  Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan, Bupati Sampang Dapat Ucapan Ulang Tahun

Carto mengakui belum bisa memberikan penghargaan ataupun reward berbentuk apapun, sebab hal itu sudah menjadi tanggungjawab seorang guru.

“Kami juga belum bisa memberikan reward itu salahsatunya. Sebab yang dikenal di media kebetulan dia. Padahal guru yang lain juga banyak melakukan hal yang sama,” katanya.

Menurut Carto, hal yang dilakukan Avan, menjadi sebuah kewajaran, apalagi murid yang dididiknya, SDN tempat dia mengajar cukup sedikit.

Baca Juga :  Yuk Kenali Regulasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, DKPP Sumenep Bahas Poin Inti Pelaksanaan Pengawasan

“Wajarlah kalau dia turun, apalagi muridnya sedikit. Wilayahnya juga terpencil, kalau berbicara tugas, kan memang tugasnya dia,” jelasnya. (mp/al/rus)

>> Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita madurapost.net WhatsApp Channel : Klik Disini . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.