SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Masyarakat Minta Rencana Proyek Pembangunan Pasar Pakong Ditunda

Avatar
×

Masyarakat Minta Rencana Proyek Pembangunan Pasar Pakong Ditunda

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Sejak tahun 2015, Pemerintah mengalokasikan anggaran puluhan Miliar untuk pembangunan Pasar Pakong Kabupaten Pamekasan.

Namun pasar yang selesai dibangun sejak tahun 2017 tersebut hingga saat ini masih belum ditempati. bahkan banyak bangunan yang rusak sebelum ditempati.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Menyikapi hal tersebut, Sejumlah masyarakat dan pedagang yang berada di Pasar Pakong meminta Pemerintah kabupaten Pamekasan menunda rencana pembangunan Pasar Pakong yang bersumber dari APBN 2020.

Baca Juga :  Barisan Milenial Madura Menembus Kepulauan Sapeken Sumenep

Hal itu disampaikan Khairul Kalam bersama sejumlah pedagang yang ada di Pasar Pakong menyikapi rencana pembangunan proyek senilai Rp 3 Miliar tersebut.

Menurut Khairul, Rencana pembagunan Pasar Pakong harus ditunda sampai kios yang lama ditempati. Sehingga anggaran pembangunan tidak mubadzir.

“Bangunan yang lama sudah rusak sebelum ditempati, Lalu buat apa bangunan baru,” Kata Khairul. Rabu (08/07/2020).

Baca Juga :  24 Pejabat Isi SO Baru Pemkab Sumenep, 5 OPD Kosong

Khairul mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan kordinasi dengan para pedagang yang ada di Pasar Pakong terkait hal tersebut.

“Bersama masyarakat, Kami akan mengirim surat kepada Bupati, DPRD Pamekasan, Termasuk juga ke Kementrian Perdagangan Republik Indonesia untuk menunda proyek tersebut,” Imbuh Khairul.

Sebagaimana diketahui, Pasar Pakong termasuk pasar rakyat non prototipe yang mendapat anggaran pembangunan sebesar Rp 3 Miliar dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Simalakama Tempat Hiburan Malam di Madura, Warga Hijrah ke Surabaya

Proyek yang berasal dari APBN 2020 tersebut akan lelang di LPSE Kabupaten Pamekasan. (Mp/liq/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.