SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
HeadlinePendidikanPeristiwa

Mastuki, Mengabdi Membangun Negeri Tanpa Harus Jadi Pegawai Negeri

Avatar
×

Mastuki, Mengabdi Membangun Negeri Tanpa Harus Jadi Pegawai Negeri

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Tugas wartawan dalam menyajikan berita, terutama ditengah wabah Covid-19 menjadi tantangan tersendiri.

Namun hal itu justru dirasakan berbeda oleh wartawan MaduraPost, Mastuki atau yang akrab disapa Raden Wijaya.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tidak peduli dengan merebaknya Covid-19 sekaligus bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, Mastuki tetap grilia dengan motor Suzukinya menembus setiap pelosok desa di Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga :  DPRD Minta Pemkot Surabaya Urus 49 SMP Bisa Lakukan PTM

Tuki, Sapaan Akrabnya mengatakan, Bahwa profesinya sebagai seorang wartawan yang lebih aktif menembus jalan rusak disetiap pelosok desa adalah pilihan yang harus dilakukan agar pembangunan di Desa juga menjadi lebih baik.

“Disaat wartawan yang lain aktif di kota dan tidak mau turun ke pelosok desa, Maka tugas saya yang akan turun ke desa,” Kata Mastuki.

Baca Juga :  Pengamanan Pilkada, Pemkab Sumenep Anggarkan Rp 6 Miliar

Mastuki melanjutkan, Tidak bisa dibayangkan seperti apa pembangunan di desa jika dirinya tidak aktif melakukan monitoring ke pelosok desa.

Selain itu, Mastuki mengatakan bahwa profesinya yang dianggap sebelah mata, justru baginya adalah suatu bentuk amar Ma’ruf dan pengabdian dalam membangun negeri tanpa harus jadi pegawai Negeri.

“Untuk jadi penceramah, Sudah ada Kyia, Biarkan Amar Ma’ruf terkait pembangunan proyek yang terindikasi korupsi, Pasrahkan ke saya,” Katanya. (Mp/liq/lam)

Baca Juga :  Tak Hiraukan Tangisan Para Petani, DPRD Pamekasan akan Izinkan Tembakau Jawa Masuk

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.