SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Masalah Interpelasi Mobil Sigap, DPRD Pamekasan Telah Lecehkan Harkat dan Martabat Rakyat

Avatar
×

Masalah Interpelasi Mobil Sigap, DPRD Pamekasan Telah Lecehkan Harkat dan Martabat Rakyat

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Kasus Mobil Sigap yang diinterpelasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan bak ditelan lumpur dan membuat beberapa aktivis dan semua elemen masyarakat kembali angkat bicara.

Pasalnya, kasus yang sudah kurang lebih empat bulan tersebut sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya, padahal anggota DPRD Pamekasan sudah melakukan Interpelasi tahap pertama.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Menurut Abd Khalis, S.H M.H yang sejatinya merupakan salah seorang aktivis senior, kalau martabat DPRD Pamekasan merasa dilecehkan saat dibawakan Daster dan Rok oleh salah satu elemen masyarakat, maka sejatinya harkat dan martabat rakyat yang diwakili justru lebih dari pada dilecehkan.

“Sebab DPRD Pamekasan sudah tidak jelas arah saat mengawal Mobil Sigap yang diintepelasinya,” ucapnya saat ditemui di salah satu warung kopi, Minggu (8/11/2020).

Jika nanti di lapangan ada temuan bahwa anggota DPRD lalai dalam menjalankan tugas, lanjut Abd Khalis, justru anggota DPRD lah yang bisa di PAW.

“Karena kan sudah jelas terindikasi kalau DPRD Pamekasan lalai, ketika apa yang diintepelasinya itu justru akan lebih awal ada temuan yang dilakukan oleh rakyat.

Kasus Mobil Sigap itu saat ini mamang sudah masuk ranah hukum, kata Abd Khalis, akan tetapi itu kan temuan dan laporan dari masyarakat.

“Nah apabila nantinya sudah ada terpidana dalam kasus Mobil Sigap tersebut, maka alasan apa lagi yang akan dijadikan tameng oleh DPRD Pamekasan untuk mengibuli konstituennya,” pungkasnya. (Mp/nir/uki/kk)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.