SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Maraknya Rokok Ilegal, Tim Satgas Bangkalan Gelar Operasi di Pasar Arosbaya

Avatar
×

Maraknya Rokok Ilegal, Tim Satgas Bangkalan Gelar Operasi di Pasar Arosbaya

Sebarkan artikel ini
Tim Satgas gabungan saat menggelar razia rokok ilegal di pasar Arosbaya Bangkalan (Foto: Suryadi Arfa/MaduraPost).

BANGKALAN, MaduraPost – Tim Satgas Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur gelar operasi bersama terhadap rokok kena cukai ilegal di pasar Arosbaya, Kecamatan Arosbaya, pada selasa 17 Mei 2023.

Tim Satgas tersebut merupakan instansi gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sekretaris Daerah, Dinas Perdagangan, TNI/Polri, Bea dan Cukai Madura serta Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Gadis Belia Asal Blega Bangkalan Hilang Selama 4 Hari

Kabid Penegakan Perda, Satpol PP Kabupaten Bangkalan, Soepardi menyampaikan, kegiatan operasi besar-besaran ini sebagai bentuk pemberantasan peredaran rokok ilegal di kota salak.

“Sasaran kami para pedagang yang menjual rokok, kami lakukan pemeriksaan dengan tim Satgas,” kata dia

Menurut dia, pedagang yang dengan sengaja menjual rokok ilegal tanpa cukai akan dikenakan sanski ancaman Hukuman 1 sampai 5 tahun penjara, dan/atau denda sedikitnya 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali.

Baca Juga :  Karang Taruna Sana Tengah Ikut Tahlilan ke 7 Almarhum Gumbrek

“Sanksi sudah diatur dalam undang-undang  nomor 39 Tahun 2007 pada pasal 54,” kata dia.

Sementara Kasatpol PP Bangkalan, Rudiyanto mengimbauan kepada pedagang agar tidak menjual rokok ilegal tanpa cukai. Sebab, lanjut dia cukai tersebut merupakai salah satu pendapat yang diterina pemerintah.

“Jika ketahuan menjuak rokok ilegal akan ada sanksi tegas yang akan diterima,” kata dia.

Baca Juga :  Tilep Gaji Perangkat Desa, Mantan Kades Dlambah Daja Bangkalan Jadi Tersangka

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.