SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Kesehatan

Maksimalkan Program UHC, Dinkes dan P2KB Sumenep: Masyarakat Dapat Fasilitas Kesehatan Gratis

Avatar
×

Maksimalkan Program UHC, Dinkes dan P2KB Sumenep: Masyarakat Dapat Fasilitas Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
WAWANCARA. Kepala Dinkes dan P2KB Sumenep, Agus Mulyono, saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes dan P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, getol dalam mengawal pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC). Jumat, 24 Februari 2023.

Di mana, sejak diberlakukannya program UHC pada bulan November 2022 lalu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, animo masyarakat diklaim semakin meningkat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dengan kata lain, banyak masyarakat Sumenep yang berobat menggunakan fasilitas kesehatan secara gratis dari program UHC tersebut.

Untuk diketahui, program UHC menjadi salah satu cara dalam upaya mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

“Masyarakat akan mendapatkan pelayanan kesehatan di setiap fasilitas kesehatan secara gratis dengan cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja,” kata Kepala Dinkes dan P2KB Sumenep, Agus Mulyono, baru-baru ini kepada sejumlah media, Jumat (24/2).

Agus menyampaikan, program UHC merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat, khusus di Kabupaten Sumenep.

Sementara UHC sendiri sudah bekerja sama dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS).

“Dengan program UHC ini, minat masyarakat semakin tinggi berobat ke setiap fasilitas kesehatan,” ujar Agus.

Baca Juga :  Untuk Memberikan Pelayanan Prima Pada Masyarakat, Puskesmas Pasean Adakan kegiatan In House Training Service Excellent

Dengan adanya program UHC, kata Agus lebih lanjut, peningkatan pasien akan semakin meningkat. Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak usah ragu untuk berobat ke setiap fasilitas kesehatan yang ada di setiap kecamatan, Kabupaten Sumenep.

“Karena biayanya ditanggung oleh pemerintah,” jelas Agus.

Pihaknya mengklaim, apabila setiap harinya semakin banyak dari masyarakat yang didaftarkan oleh petugas kesehatan menggunakan program UHC tersebut.

“Setiap harinya para petugas kesehatan dari setiap Puskesmas antri mendaftarkan pasien di Mall Pelayanan Publik (MPP). Di situ, Puskesmas menginput data dan di laporkan kepada Dinkes dan P2KB Sumenep. Ada sekitar 200 orang yang didaftarkan dari setiap Puskesmas,” kata Agus menguraikan.

Baca Juga :  PWS Menyasar Kaum Duafa Terdampak Covid-19 Dengan Berbagi Sembako

Pihaknya berkomitmen akan memberikan jaminan kesehatan dengan program UHC secara maksimal kepada masyarakat. Sementara masyarakat, merespon baik dengan adanya program tersebut.

“Kemudian, untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, pemerintah juga memberikan jaminan kesehatan kepada ibu dan anak waktu persalinan. Maka pemerintah melalui program UHC menjamin biaya kesehatannya,” tandasnya.***

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.