SAMPANG, MaduraPost – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Madura Raya mendorong agar Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Juli atau Agustus 2026 mendatang.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam pernyataan sikap yang digelar di Pondok Pesantren Darul Ulum Gersempal, Kabupaten Sampang, Sabtu (4/4/2026).
Dalam forum tersebut, PCNU se-Madura Raya menyatakan dukungan penuh atas pembentukan panitia Muktamar ke-35 NU.
Mereka secara tegas mengusulkan agar forum tertinggi organisasi tersebut digelar di Pulau Madura, dengan Bangkalan sebagai tuan rumah utama.
Selain menyampaikan usulan lokasi, PCNU se-Madura Raya juga mengajak seluruh struktur organisasi NU, mulai dari PWNU, PCNU hingga PCINU, untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Muktamar apabila digelar di Bangkalan.
Mereka pun berharap Presiden Prabowo Subianto dapat hadir sekaligus membuka secara resmi Muktamar ke-35 NU jika Bangkalan ditetapkan sebagai lokasi kegiatan.
Tak hanya itu, PCNU se-Madura Raya meminta kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar mempertimbangkan dan menyetujui usulan tersebut sebagai bagian dari pemerataan pelaksanaan agenda besar NU di berbagai daerah.
Juru bicara pertemuan PCNU se-Madura Raya, Kiai Ahrori Dhofir, menilai Bangkalan memiliki kapasitas dan legitimasi historis yang kuat untuk menjadi tuan rumah.
“Secara historis dan kultural, Madura merupakan basis Nahdliyin yang sangat kuat. Karena itu, Bangkalan sangat layak dipertimbangkan sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar. Dan, perlu ditegaskan bahwa akar Nahdaltul Ulama itu dari Bangkalan, dalam hal ini Demangan. Saya kira jika benar benar berangkat dari hati yang jernih dan untuk menyambungkan ke akarnya, Bangkalan adalah tempat yang pas untuk ditempati Muktamar ke 35 mendatang,” ujarnya, Minggu (5/4).
Ia menambahkan, kesiapan sumber daya manusia serta kuatnya budaya gotong royong masyarakat Madura menjadi modal penting untuk menyukseskan agenda berskala nasional tersebut.
“Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, Madura mampu menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta Muktamar,” pungkasnya.
Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah tokoh NU di Madura, antara lain KH. Muqri Fadholi Rais Syuriyah PCNU Pamekasan, KH. Syafiuddin Abd Wahid Rais Syuriyah PCNU Sampang.
Dari unsur Tanfidziyah hadir KH. Makki Nasir PCNU Bangkalan, KH. Itqon Bushiri Ketua PCNU Sampang, KH. Mukhlis Nashir Ketua PCNU Pamekasan, serta KH. Widadi Rahim Ketua PCNU Sumenep.***






