SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

LSM JCW Geram, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep Meninggalkan Audiensi

Avatar
×

LSM JCW Geram, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep Meninggalkan Audiensi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – LSM Jatim Coruption Watch (JCW) Jawa Timur kecewa terhadap sikap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep (Molyono) yang tiba – tiba meninggalkan acara audiensi terkait transparansi dana anggaran Covid – 19 yang anggarannya sangat begitu fantastis.

Diketahui pada rekapitulasi usulan anggaran penanganan Covid – 19 tersebut telah mendahului perubahan I dan II tahun 2020, yang jumlah anggarannya sebesar Rp 40.439.930.000,-.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Politisi PAN Bersholawat, Slamet Ariyadi: Meneladani Akhlak Nabi

Menurut Direktur antar lembaga segaligus ketua tim infestigasi LSM JCW Abdurrahem mengatakan, dirinya sangat merasa kecewa terhadap sikap Kepala Dinas Kesehatan Sumenep yang begitu saja meninggalkan audiensi tersebut, Rabu (01/07/2020).

“Padahal audiensi tersebut merupakan langkah awal untuk memadukan data, dan dalam audiensi itu kami ingin mengkonfirmasi serta klarifikasi adanya anggaran Covid – 19 yang sangat fantastis di Dinas Kesehatan, dan dialokasikan untuk apa saja,” katanya.

Baca Juga :  16 Desember Kades Terpilih di Sumenep Akan Dilantik

Rahem juga memaparkan, bahwasanya dengan adanya sikap Kepala Dinas yang seperti membuktikan adanya anomali pada anggaran tersebut.

“Jelas kami sangat merasa sangat kecewa terhadap apa yang dilakukan Kepala Dinas Sumenep, akan tetapi dengan meninggalkan kami pada waktu yang ditentukannya tersebut telah memperjelas ada banyak anomali pada anggaran penanganan Covid – 19 yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan. Maka oleh karena kami akan melangkah lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Optimalisasi Layanan Hemodialisa, RSUDMA Sumenep Imbau Masyarakat Jaga Pola Hidup Sehat

Sementara itu, Ketua umum LSM JCW Jawa Timur, SAJALI mengatakan, kalau dirinya merasa kecewa dan tidak dihargai.

“Saya ikut serta merasa tidak dihargai dan kecewa kepada Kepala Dinas Kesehatan Sumenep,” ungkapnya. (Mp/nir/al/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.