Lima Oknum Polisi Sumenep Diseret Propam Polda Buntut Penembakan

Avatar
WAWANCARA. Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, saat diwawancara sejumlah media baru-baru ini. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Kasubbag Humas Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, membeberkan lima anggotanya tengah diperiksa Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan atau diklarifikasi. Selasa, 15 Maret 2022.

Lima anggota Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang terekam dalam video viral insiden penembakan pria karena diduga menodong perempuan dengan senjata tajam, saat ini diperiksa Propam Polda Jatim.

BACA JUGA :  Mayat Perempuan tanpa Identitas Gegerkan Warga Desa Bujur Tengah Pamekasan

“Dan saat ini, penanganan terkait kejadian tersebut sudah diambilalih Propam Polda Jatim,” kata AKP Widiarti, Kasubbag Humas Polres Sumenep pada sejumlah media, Selasa (15/3).

Widiarti menjelaskan, kelima anggota polisi itu adalah personel yang berada ada dalam video insiden penembakan Herman (24), seorang pria yang diduga mengidap gangguan jiwa.

Menurutnya, institusi Polri memang memiliki instrumen khusus untuk menangani perilaku atau tindakan anggota yang diduga menyalahi prosedur, yaitu Propam dan Paminal.

BACA JUGA :  Lurah dan Guru PNS di Pamekasan Masuk Penjara Gara-gara Kasus Tanah

Diberjtay sebelumnya, seorang pria di Sumenep sedang memegang sajam tewas usai ditembak oleh polisi setelah tak mengindahkan beberapa kali tembakan peringatan.

Insiden itu terjadi di Jalan Adirasa, Desa Kolor, Kecamatan Kota, pada Minggu, 13 Maret 2022, sore. Videonya pun menyebar luas di media sosial.