SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlinePemerintahan

Lapas Kelas III-B Kangean Sumenep Diusulkan Jadi Super Maksimum Security

Avatar
×

Lapas Kelas III-B Kangean Sumenep Diusulkan Jadi Super Maksimum Security

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III-B Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, direncanakan akan menjadi lapas dengan kategori ‘High Risk’.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Provinsi Jawa Timur, Krismono, saat menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Rutan Sumenep, Kamis (18/6).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Krismono menuturkan, lapas ‘High Risk’ atau super maksimum security itu, nantinya akan memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan super ketat. Bahkan, narapidana akan dipetakkan menjadi satu kamar satu orang.

Baca Juga :  Kejari Sampang Mengucapkan, Selamat Hari Jadi Kabupaten Sampang ke 397

Selain itu, Lapas super maksimum security tersebut dikhususkan bagi narapidana beresiko tinggi, seperti bandar narkoba hingga terorisme. Pihaknya bahkan menerangkan jika rencana tersebut bakal didukung dengan fasilitas yang mumpuni.

“Jadi bukan hanya sekedar kita minta untuk menjadi lapas ‘High Risk’ dan ditempati napi-napi, namun fasilitasnya dulu harus kita siapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Perusahaan Rokok PT Tanjung Odi Bersama Polsek Kota Sumenep Melakukan Penyemprotan Disinfektan 

Dia berharap, rencana usulan perubahan kategori Lapas Kelas III-B Kangean Sumenep menjadi lapas maksimum security segera terwujud dan disetujui oleh Kemenkumham pusat.

“Mudah-mudahan segera ada respon dari pusat, sehingga Lapas Kangean bisa berubah menjadi ‘High Risk’ seperti Lapas Nusakambangan, dan Jawa Timur pasti bangga punya tempat seperti itu,” tukasnya. (Mp/al/din)

Baca Juga :  Dua Gadis Remaja di Pasean Pamekasan Tabrak Remaja 17 Tahun

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.