Scroll untuk melanjutkan membaca
DaerahHeadline

Lalai Pencegahan Covid-19, Polsek Sokobanah Tak Tegas Tindak Acara Massal

Avatar
×

Lalai Pencegahan Covid-19, Polsek Sokobanah Tak Tegas Tindak Acara Massal

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten Sampang terus berjuang memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan berbagai kebijakan seperti meliburkan sekolah, melarang pengajian dan berbagai kegiatan keagamaan yang mengundang kerumunan massa.

Namun kebijakan Bupati Sampang, H.Slamet Junaidi bersama Forkopimda dianggap aneh ketika lomba burung merpati justru ramai dilaksanakan di wilayah Pantura, Kecamatan Sokobanah.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca

Bupati bersama Forkopimda Sampang dianggap tidak peka dengan masalah sosial yang saat ini terjadi di Masyarakat.

Baca Juga :  Tetap Akan Bersama Jihad di 2024, Kader PPP : Itu Pernyataan Pribadi H.Ab

Hal itu disampaikan salah satu tokoh ulama berinisial AM di Kecamatan Sokobanah. Ia mengaku resah dengan kegiatan lomba burung merpati yang biasa di gelar di Sokobanah dan sekitarnya.

Bahkan menurut AM, lomba burung merpati yang digelar di Tamberu Daya justru semakin ramai. Karena tempat adu merpati yang ada di Desa Bira Tengah dan Bira Timur disatukan ke Tamberu Daya.

Baca Juga :  Produk Kosmetik Berbahan Dasar Garam, Ide Kreatif PKK Pangarengan Sampang

“Kebijakan Bupati dan Polisi di Sampang ini aneh mas, karena ada Corona, pengajian dilarang. Sedangkan lomba merpati justru semakin ramai dan dibiarkan,” Kata AM kepada MaduraPost, Selasa (19/05/2020).

Lebih lanjut AM berharap agar Bupati dan Kapolres Sampang bisa tegas melarang kegiatan lomba burung merpati yang ada di Kecamatan Sokobanah, terutama di Desa Tamberu Daya.

“Kalau Bupati berani melarang adanya pengajian, kenapa melarang kegiatan lomba merpati tidak berani,” Keluhnya.

Baca Juga :  Takut Divonis Virus Corona, Warga Takut Datang ke Tempat Pelayanan Kesehatan Walau Sedang Sakit

Selain itu AM juga meminta kepada Polisi Sektor (Polsek) Sokobanah untuk tegas ikut memerangi penyebaran virus covid-19 seperti yang selalu digaungkan oleh Forkopimda Kabupaten Sampang.

“Polsek juga harus andil dalam memerangi virus corona ini, karena bagaimanapun Polsek juga pengaruh besar di wilayah Sokobanah,” tambahnya.

Sementara itu Kapolsek Sokobanah Iptu H. Ari Widartono saat dihubungi media ini tidak merespons. (mp/man/rus) 

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.