SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahKesehatan

Kowar-kowar Bahas Covid-19, Wartawan Pamekasan Ogah Ikuti Rapid Test

Avatar
×

Kowar-kowar Bahas Covid-19, Wartawan Pamekasan Ogah Ikuti Rapid Test

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Pandemi virus corona atau Covid-19 sudah cukup bikin publik panik. Di semua lini kalangan, semuanya kowar-kowar bahas Covid-19. Mulai dari teknis hingga penetapan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Di Kabupaten Pamekasan, wartawan kritis sudah cukup. Hampir setiap hari, di grup WhatsApp, pembahasan soal Covid-19 tidak kunjung final. Antara wartawan dengan Satgas Pemkab sering dijumpai berselisih pendapat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kepala Desa Palengaan Laok Ambil Jalan Tengah Sikapi Warganya Demo Bidan

Meski demikian, perselisihan itu sudah terjawab pada Jumat (12/6/2020) dengan dibuktikan pelaksanaan rapid test yang menyasar ke sejumlah wartawan, pasca di antaranya ada wartawan senior meninggal dalam status PDP Covid-19.

Anggota Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan Nanang tidak mengetahui alasan mengapa wartawan banyak yang tidak datang menghadiri undangannya.

“Padahal sudah kami sediakan 100 alat tapid tes, hanya yang hadir 21 orang. Ini jumlahnya tidak sampai separuh,” kata Nanang saat dimintai keterangan.

Baca Juga :  Ada Rapid Tes, Pedagang Pasar Dringu Probolinggo Banyak Tutup

Nanang menyampaikan, kegiatan rapid test tidak semua instansi bisa melaksakan, apalagi sampai gratis. Sebab jika diangkakan dengan rupiah, harga satu rapid test yang dipakai satu orang bisa mencapai antara Rp 250 – 300 ribu.

“Itu kalau dilaksanakan di rumah sakit swasta. Ini gratis, mestinya dimanfaatkan sebaik mungkin,” ungkapnya.

Meski demikian, Nanang berharap di lain kesempatan, kegiatan rapid test jumlahnya bisa lebih banyak. Sehingga fasilitas tersebut tidak terbuang sia-sia dan dapat dinikmati semua rekan-rekan wartawan.

Baca Juga :  Jalan Poros Desa Rusak Parah, Warga Desa Dulang Ingin Pemkab Sampang Buka Mata

Berdasarkan data dari Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekkab Pamekasan, jumlah wartawan yang betugas di Kabupaten Pamekasan berjumlah 200 orang. Baik dari media cetak, online, televisi. (mp/rul/rus)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.