Ketua DPRD Pamekasan Desak Pemkab Lakukan Pendataan Korban Bencana

Avatar

PAMEKASAN, MaduraPost – Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman minta Pemerintah Kabupaten Pamekasan tangani serius korban bencana alam. Senin, (06/01/2020).

Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di kabupaten Pamekasan, Madura jawa timur kemarin (05/01), menumbangkan 5 tiang listrik yang ada di Pamekasan. Tidak hanya itu, sejumlah rumah warga dibeberapa kecamatan juga mengalami kerusakan.

BACA JUGA :  Para Pejabat Sumenep Jalan-jalan ke Malang, Ngapain Aja?

“Berdasarkan permintaan masyarakat, Pemkab Pamekasan harus menangani secara serius korban yang terkena bencana alam ini,” tegas Fathorrahman.

Tidak hanya itu, ketua DPRD Pamekasan berharap agar BPD Pamekasan tidak hanya mendata korban bencana. Namun, pihaknya berharap BPD Pamekasan melakukan datang kelokasi, memberikan bantuan kepada korban.

“Setelah mendata, saya berharap BPBD Pamekasan mendatangi lokasi korban-korban, kemudian memberikan bantuan terhadap korban yang parah,” tutur politisi partai PPP tersebut.

BACA JUGA :  Kartu Sampang Sehat Masih Rawan Dipolitisasi Aparat Desa

Sementara itu, Koordinator Penanggulangan Bencana BPBD Pamekasan, Budi Cahyono masih melakukan pendataan. “Saat ini masih dalam proses pendataan,” ungkapnya pada minggu (5/1/2020).

Sementara, Budi memaparkan hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Pamekasan, menumbangkan 5 tiang listrik yang ada di Pamekasan. Tidak hanya itu, sejumlah rumah warga dibeberapa kecamatan juga mengalami kerusakan.

BACA JUGA :  Empat Bupati se-Madura Bakal Diskusi di Pamekasan, Presma UIM: Bahas Kelanjutan Madura Provinsi

Disebutkan, kerusakan rumah dialami oleh warga Desa Jarin, Desa Buddih, Desa Larangan Tokol, Desa Branta Tinggi, Desa Palengaan Laok dan Desa Banyupelle. Kemudian dialami pula warga Desa Kacok dan warga Kelurahan Kangenan. (mp/nal/din)