SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Ketua DPD Partai Nasdem Sumenep Tantang Pengurus DPC Buktikan Isu Penggelapan Dana Banpol

Avatar
×

Ketua DPD Partai Nasdem Sumenep Tantang Pengurus DPC Buktikan Isu Penggelapan Dana Banpol

Sebarkan artikel ini
KOLASE. Ketua DPD Partai Nasdem Sumenep, Moh. Hosni (kanan), dan Ketua Ketua DPC Partai Nasdem Kecamatan Guluk-guluk, Damiri (kiri). (M.Hendra.E/MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Ketua DPD Partai Nasdem Sumenep, Moh. Hosni, menantang pengurus DPC agar membuktikan secara real apabila dirinya tidak melakukan penggelapan dan Banpol.

Moh. Hosni merasa bahwa dirinya telah difitnah oleh pengurus DPC. Menurutnya, tidak ada isu soal dugaan penggelapan dana Banpol, yang ada hanyalah kesalahpahaman.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Itu fitnah, bahkan saya sudah konfirmasi langsung pada ketua DPC dan itu sebenarnya salah faham. Dana Banpol itu urusan pengurus DPD bukan DPC,” ujar Hosni, seperti dikutip dari Tribun Madura pada Rabu (22/5) malam.

Parahnya, Moh. Hosni mengklaim, bahwa isu yang beredar di luaran bukanlah keluar dari mulut pengurus partai.

Baca Juga :  BPD Tidak Digaji Selama Satu Tahun Lebih, Kades Badur dan Camat Batuputih Diduga Ada Main

“Yang berbicara itu bukan pengurus partai, kalau memang itu pengurus, silahkan datang baik-baik ke kantor partai. Dana Banpol itu bukan untuk saya, tapi jelas untuk mesin partai,” kata Hosni menegaskan.

Dia menantang, jika ada masalah apapun di internal partai harusnya melakukan musyawarah terlebih dahulu.

“Makanya saya lebih baik memilih diam saja dulu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Nasdem Kecamatan Guluk-guluk, Damiri, mengantarkan surat pernyataan dari Bendahara Umum DPD Partai Nasdem Sumenep, Taufiqurrahman, ke Bakesbangpol.

Baca Juga :  Jalan Sehat dan Festival Kuliner Tradisional Akan Digelar TPC Ganjar – Mahfud di Sumenep, Ambil Kupon Dapatkan Hadiah Menarik

“Jadi pada intinya, kedatangan kami ke Bakesbangpol Sumenep ini untuk memberitahukan bahwa Bendahara Umum DPD Partai Nasdem tidak pernah dilibatkan soal pencairan dana Banpol selama 4 tahun,” kata dia dalam keterangannya pada wartawan, Rabu (22/5) sore.

“Kami sebenarnya di DPC ini ingin tahu sebenarnya ada apa, proses pencairan dana Banpol itu seperti apa,” katanya lebih lanjut.

Selama ini, kata dia menjelaskan, bahwa Taufiqurrahman semasih menjabat sebagai Bendahara Umum DPD Partai Nasdem Sumenep tidak pernah menandatangani dokumen pencairan dana Banpol.

Bahkan, Taufiqurrahman pun tidak pernah tahu rekening partai ada dimana. Bahkan, ia mendengar kabar jika rekening partai isinya nol rupiah alias tidak ada saldo masuk.

Baca Juga :  BEP Harga Tembakau Sumenep Tembus Rp 49 Ribu Perkilogram

“Masak Hosni menjabat sudah satu periode isi rekening partai itu tidak ada,” singgungnya.

“Patut diduga tanda tangan bendahara itu dipalsukan,” timpalnya lebih lanjut.

Dia juga bilang, selama 4 tahun berjalan tidak ada pendidikan politik yang dikucurkan melalui dana Banpol di DPD Partai Nasdem Sumenep.

“Nggak ada pengkaderan di Nasdem itu. Tapi, para DPC itu bergerak sendiri demi membesarkan partai. Contohnya, mencari calon anggota, itu kami berjalan sendiri untuk memenuhi struktur partai,” tandasnya.***

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.