SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Kepala Desa Bukek Pertanyakan Tanah Pecaton yang Dikelola PDAM Pamekasan

Avatar
×

Kepala Desa Bukek Pertanyakan Tanah Pecaton yang Dikelola PDAM Pamekasan

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Kepala Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Syaiful Bahri beserta aparatur desanya mendatangi Kantor PDAM Pamekasan, Senin (23/11).

Kedatangan mereka guna mengklarifikasi tanah pecaton yang ditukar guling oleh mantan Kepala Desa sebelumnya Abdul Hamid)k, yang saat ini dikelola oleh pihak PDAM.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dalam klarifikasinya, Syaiful Bahri meminta kepada PDAM untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Baca Juga :  4 Korban KLM Ditemukan Nelayan Giligenting

“Karena semenjak saya menjadi Kepala Desa, saya tidak pernah menerima pemasrahan atau pemberitahuan terkait tanah percaton yang ditukar guling oleh Kepala Desa sebelumnya itu,” jelasnya.

Kemudian Saiful Bahri memberi tenggang waktu sepekan kepada Kepala PDAM untuk meluruskan perkara tersebut.

“Saya berikan waktu selama satu pekan kepada Kepala PDAM Pamekasan untuk meluruskan permasalahan ini, akan tetapi kalau tidak di tanggapi maka saya akan mengambil langkah lebih lanjut,” tegasnya.

Baca Juga :  Posko Covid-19 Desa Panaan Bikin Kagum Ketua Komisi I DPRD Pamekasan

Sementara Kepala PDAM Pamekasan Agus Bahtiar berjanji akan segera memanggil mantan Kepala Desa Bukek tersebut.

“Saya akan segera memanggil Abdul Hamid (mantan Kepala Desa Bukek), supaya bisa menjelaskan langsung di depan Kepala Desa definitif di ruangan PDAM dalam waktu sepekan ini,” ucapnya.

Selanjutnya, tanpa alasan yang jelas, Agus Bahtiar meminta tidak boleh ada Wartawan dan anggota LSM ikut dalam pertemuan selanjutnya.

Baca Juga :  Proyek DD Ta 2019 di Desa Dharma Tanjung Diduga Dikerjakan Asal Jadi

“Pada pertemuan selanjutnya tidak boleh ada Wartawan dan LSM ikut di dalam pertemuan ini,” paparnya. (Mp/nir/rus)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.