Kepala Desa Bukek Pertanyakan Tanah Pecaton yang Dikelola PDAM Pamekasan

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Kepala Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Syaiful Bahri beserta aparatur desanya mendatangi Kantor PDAM Pamekasan, Senin (23/11).

Kedatangan mereka guna mengklarifikasi tanah pecaton yang ditukar guling oleh mantan Kepala Desa sebelumnya Abdul Hamid)k, yang saat ini dikelola oleh pihak PDAM.

Dalam klarifikasinya, Syaiful Bahri meminta kepada PDAM untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

BACA JUGA :  Dianggap Melanggar Netralitas ASN, Fattah Jasin Sebut Bawaslu Tidak Paham Aturan

“Karena semenjak saya menjadi Kepala Desa, saya tidak pernah menerima pemasrahan atau pemberitahuan terkait tanah percaton yang ditukar guling oleh Kepala Desa sebelumnya itu,” jelasnya.

Kemudian Saiful Bahri memberi tenggang waktu sepekan kepada Kepala PDAM untuk meluruskan perkara tersebut.

“Saya berikan waktu selama satu pekan kepada Kepala PDAM Pamekasan untuk meluruskan permasalahan ini, akan tetapi kalau tidak di tanggapi maka saya akan mengambil langkah lebih lanjut,” tegasnya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Adhyaksa Ke-59, Kejari Pamekasan Gelar Upacara Dan Resepsi

Sementara Kepala PDAM Pamekasan Agus Bahtiar berjanji akan segera memanggil mantan Kepala Desa Bukek tersebut.

“Saya akan segera memanggil Abdul Hamid (mantan Kepala Desa Bukek), supaya bisa menjelaskan langsung di depan Kepala Desa definitif di ruangan PDAM dalam waktu sepekan ini,” ucapnya.

Selanjutnya, tanpa alasan yang jelas, Agus Bahtiar meminta tidak boleh ada Wartawan dan anggota LSM ikut dalam pertemuan selanjutnya.

BACA JUGA :  Kata-Kata Kotor Kasatpol PP Sumenep Hingga Ancam Anak Buahnya Dipecat dan Sebut Nama Bupati Viral

“Pada pertemuan selanjutnya tidak boleh ada Wartawan dan LSM ikut di dalam pertemuan ini,” paparnya. (Mp/nir/rus)

  • Bagikan