SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Pemerintahan

Kemenag Sampang Melarang Kegiatan Lomba Menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke 75

Avatar
×

Kemenag Sampang Melarang Kegiatan Lomba Menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke 75

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, Madurapost.id – Dengan berpedoman pada Surat Edaran (SE) Menteri Agama Republik Indonesia. Kepala Kemenag Kabupaten Sampang (H.Pardi) Melarang instansi yang berada dibawahnya untuk menggelar acara perlombaan dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75.

Hal itu disampaikan H.Pardi mengingat situasi bangsa Indonesia yang saat ini masih berjibaku dengan Virus Corona. Sehingga setiap kegiatan yang mengundang kerumunan massa harus dijauhi.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“Kita fokus upacara di kantor pada hari senin 17 Agustus pagi sekitar jam 10.00 WIB dan mengikuti secara virtual upacara dari istana secara daring. Selebihnya adalah kegiatan biasa karena tidak di perbolehkan,” kata H. Pardi, Senin (10/8/2020).

Baca Juga :  Bupati Sumenep Lantik 5 Pejabat Baru, Siapa Saja ?

Menurut H.Pardi, HUT ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia bisa di refleksikan dengan menekankan jiwa patriotik setiap insan Kemenag. yakni menjadi pengawal kesatuan dan persatuan bangsa di wujudkan dalam sikap dalam menjalani kehidupan setiap hari.

Adapun surat Edaran Menteri Agama yang melarang kegiatan perlombaan menyambut HUT RI ke 75 adalah SE Nomor. 36 Tahun 2020 tentang partisipasi menyemarakkan peringatan hari HUT ke – 75 kemerdekaan RI tahun 2020.

Baca Juga :  Kapolsek Palengaan Iptu Sri Sugiarto, Gelar Sosialisasi Tentang Inpres Nomor 6 Tahun 2020

Adapun kegiatan yang diperbolehkan sesuai SE tersebut adalah :

Pertama, memasang umbul umbul, dekorasi atau hiasan lainnya serentak sejak tanggal 1 Agustus Sampai 31 Agustus 2020 dengan merujuk pada permohonan logo dan desain turunan HUT ke 75 kemerdekaan RI dapat diunduh pada www.setneg.go.id.

Kedua, memasang dan mengibarkan bendera merah putih di antara umbul umbul serentak mulai tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2020.

Baca Juga :  Dianggap Melanggar HAM, Kepala Desa Banyusokah Berang dan Ancam Lapor Balik

Ketiga, memanfaatkan secara maksimal logo dan desain turunan HUT ke 75 kemerdekaan RI dalam berbagai media (website/media sosial instasi, stiker kendaraan, dinas dan kendaraan jemputan, souvernir maupun merchandise instansi, dll.).

Keempat, pelaksanaan hal -hal tersebut dimaksud agar mematuhi protokol kesehatan penanganan dan pencegahan Covid – 19.

Kelima, segala pembiayaan kegiatan dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke 75 kemerdekaan RI tahun 2020 harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang undangan. (Mp/man/kk)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.