Kasus Pemerkosaan Janda Hingga Hamil 5 Bulan, Pelaku Diduga Tetangga Satu Desa

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang janda di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan semakin ramai jadi perbincangan warga, pasalnya janda berinisial RY (36) tersebut kini hamil 5 bulan

Menurut keterangan janda beranak satu (korban), dalam kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi kurang lebih 5 bulan lalu tersebut dirinya diperkosa hingga 4 kali oleh pelaku

Setiap mau melakukan aksi bejatnya pelaku selalu mengajak korban untuk keluar rumah dengan dalih mau dikenalkan kepada orang tua pelaku untuk meminta restu agar dirinya bisa menikahi korban, akan tetapi saat dijalan korban langsung diajak berhubungan intim disemak-semak

BACA JUGA :  Menjelang Buka Puasa, Satlantas Polres Pamekasan Bagi-bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

Selang berapa waktu korban menghubungi korban dan mengajak keluar lagi dengan alasan mau diajak menemui orang tuanya lagi tapi alhasil korban hanya dibawa lagi ketempat yang sebelumnya dan disetubuhi lagi, saat itu korban berusaha melawan akan tetapi tidak berdaya

Kejadian dugaan pemerkosaan sampai terjadi 4 kali ditempat yang sama, hingga yang terahir korban mengatakan hamil kepada pelaku

BACA JUGA :  Pemuda dan Aktivis Tuntut Pemkab Pamekasan Peduli Petani Tembakau

Saat korban mengatakan hamil kepada pelaku melalui telepon selulernya, pelaku hanya bilang tenang saja saya pasti tanggung jawab,”Katanya

Setelah itu nomer telepon pelaku tidak bisa dihubungi lagi dan korban merasa gelisah sehingga dirinya meminta bantuan orang lain untuk melacak siapa pelaku, karena korban selama 4 kali diperkosa tidak tau siapa pelakunya

Kepala desa bindang bersama kepala dusun Baruh Rosisi mengatakan, dirinya bersama kepala desa bindang sudah berusaha untuk mengungkap persoalan ini dan meminta pelaku untuk bertanggung jawab dan menikahi korban

BACA JUGA :  Dampak Covid-19, Ibu Hamil di Sumenep Meningkat

“Kami sebenarnya sudah menemukan yang diduga menjadi pelaku yang sesuai dengan cerita korban, akan tetapi diduga pelaku tidak mengakui perbuatannya,”Tutur rosidi

Lebih lanjut rosidi, kalau orang yang diduga menjadi pelaku tetap tidak mau bertanggung jawab, dirinya bersama kepala Desa Bindang akan melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib

“Dalam kasus ini, kami berencana melaporkan kepihak kepolisian agar persoalan ini diselesaikan secara hukum,”Pungkasnya. (Mp/fat/lam)

  • Bagikan