SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlineHukum & Kriminal

Karena Kasus DD dan PTSL, Masyarakat Tidak Percaya Kejari Sampang

Avatar
×

Karena Kasus DD dan PTSL, Masyarakat Tidak Percaya Kejari Sampang

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, Madurapost.id – Adanya dugaan manipulasi proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Negeri Sampang membuat geram LSM Jatim Corruption Watch (JCW) Jawa Timur selaku pendamping hukum dalam laporan Dugaan Korupsi Dana Desa (DD) Tahun 2018 di Desa Sokobanah Daya dan Kasus PTSL tahun 2017 di Desa Bira Barat Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.

Warga yang menjadi saksi dan pelapor dalam dua kasus tersebut menjadi tidak percaya dengan kinerja penyidik kejaksaan Negeri Sampang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Masyarakat Kepulauan Keluhkan Minimnya Masker, Kadisdik Sumenep: Kita Rapatkan Dulu

Hal itu disampaikan Marzali selaku masyarakat desa Sokobanah Daya Kecamatan Sokobanah kepada MaduraPost saat berada di Kejaksaan Agung.

“Kami datang kesini untuk menuntut keadilan terhadap lemahnya penegakan hukum di Kejaksaan Negeri Sampang,” Kata Marzali. Jumat (26/06/2020).

Marzali memaparkan bahwa penyidik kejaksaan Negeri Sampang tidak serius dalam upaya pemberantasan Korupsi di Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Polisi Periksa 28 Guru SDN di Pamekasan Buntut Dugaan Kasus Diskriminasi

“Jika penyidik kejaksaan Negeri Sampang mau serius mengungkap kasus yang kami laporkan, Tidak mungkin kasus DD Sokobanah Daya sampai satu tahun lebih, Terus apa yang dikerjakan mereka,”Tambah Marzali.

Pihaknya berharap agar kepercayaan masyarakat terhadap Penegakan Hukum Kejari Sampang menjadi Baik, Penyidik dan Kejari Sampang harus transparan dan melakukan proses hukum bukan berdasarkan logika.

Baca Juga :  Kades Se-Madura Ditekan, Rakyat Melawan Tetap Pilih Prabowo-Sandi

“Hukum itu berdasar Undang Undang, bukan berdasarkan logika, Makanya jangan dikira masyarakat miskin tidak tahu hukum terus dibodohi,” Tutup Marzali.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sampang, Edi Sutomo saat dihubungi melalui sambungan selulernya tidak aktif. (Mp/man/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.