SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Pemerintahan

Jelang Idul Adha, Gubernur Tinjau Hewan Qurban di Pasar Tanah Merah Bangkalan

Avatar
×

Jelang Idul Adha, Gubernur Tinjau Hewan Qurban di Pasar Tanah Merah Bangkalan

Sebarkan artikel ini

BANGKALAN, Madurapost.id – Khofifah Indar Parawansa Gubernur provinsi Jawa Timur meninjau langsung keamanan hewan qurban pada lebaran Idul Adha 2020 di Pasar Tanah Merah dan di desa desa Pettong kecamatan Tanah Merah kabupaten Bangkalan.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan kelayakan hewan yang ingin dipotong pada lebaran idul adha, serta sterilisasi daging yang akan dibagikan terhadap masyarakat Bangkalan. Melihat kondisi Indonesia khususnya Jawa timur masih berada dalam masa pandemi covid-19.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Kenalan Lewat Sosmed, Anak Gadis di Bangkalan Jadi Korban Pemerkosaan hingga Hamil

Khofifah Indar Parawansa gubernur Jatim ingin memastikan bersama bupati Bangkalan dan berkoordinasi untuk menyiapkan hulu hilir.

“Misalnya orang yang budidaya sapi di sini sudah memenuhi pada titik ekonomi, maka pembuatan konsentrat bisa dilakukan disini,” ujar gubernur Jatim Sabtu (25/07/2020).

Lanjut gubernur, kita bisa menghitung, misalnya kita membutuhkan berapa banyak konsentrat untuk sapi yang berada di desa pettong atau di Tanah Merah. Kalau sudah seperti itu sebetulnya sudah dimungkinkan untuk menyiapkan pabriknya, tapi skala kecil. Melihat di beberapa titik, mereka bisa menyiapkan konsentrat dengan alat sederhana.

Baca Juga :  DPC Partai Demokrat Sumenep Berkurban 3 Ekor Sapi, Indra: Semoga Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat

“Sehingga kelompok peternak sapi disini, saya rasa sudah bisa diinisiasi untuk menjadi korporasi. Harus terlahir pikiran-pikiran besar dari inisiasi yang sudah bisa menembus teknologi,” imbuhnya.

Sementara itu, Fahrudin Ketua kelompok tani Usaha Bersama Desa Pettong menjelaskan, untuk jumlah ternak yang berada di sana sebnayak 89 ekor sapi dan 25 kambing. Kita berupaya untuk penggemukan sapi dan kambing.

Baca Juga :  Masyarakat Bangkalan Minta Danau TRK Diperhatikan

“Kami berharap ada bimbingan secara teknis dan konstan untuk kita, untuk saat ini kami masih menggunakan tumbuhan hijau murni untuk pemenuhan pakan,” ungkapnya.

(mp/sur/rus)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.