SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Jalan Poros Kabupaten di Desa Dempo Timur Pasean Rusak Parah, Pemerintah Terkesan Tutup Mata

Avatar
×

Jalan Poros Kabupaten di Desa Dempo Timur Pasean Rusak Parah, Pemerintah Terkesan Tutup Mata

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Masyarakat pantura pamekasan mengeluhkan jeleknya infrastruktur jalan yang berda di wilayahnya, pemerintah kabupaten pamekasan diduga sengaja menutup mata pada kondisi jalan poros kabupaten yang sudah bertahun-tahun rusak dan sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas

kondisi jalan yang terlihat seperti sungai saat musim hujan tersebut berada di Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasa, Madura

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jalan poros tersebut merupakan salah satu akses jalan penghubung antara dua kabupaten yakni kabupaten pamekasan dengan kabupaten sumenep, dari arah pasar togur desa dempo timur pasean pamekasan menuju desa lebeng barat kecamatan pasongsongan sumenep.

Baca Juga :  JCW Minta Kades Tranparans Dalam Proses Pendataan dan Realisasi BLT Dana Desa

Pantauan MaduraPost, kira kira sepanjang 2 km pada jalan poros tersebut memang sudah rusak parah dan sangat memprihatinkan, terlihat hampir sepanjang jalan tersebut banyak kubangan yang digenangi air dan ada beberapa bagian gorong-gorong yang sudah ambruk sehingga para penguna motor dan mobil harus ekstra hati-hati saat melintas

Ditemui dirumahnya, Baihaki, Spdi, Msi warga Dusun Kaljan, Desa Dempo Timur, Pasean, Pamekasan kepada Media ini mengatakan, kalau kondisi jalan tersebut tambah hari tambah memprihatinkan dan sudah mengintai keselamatan warga.

“Karena hampir di sepanjang jalan poros tersebut saat ini sudah ada kubangan-kubangan besar yang selalu dipenuhi genangan air dan licin pada musim penghujan, juga sebagian gorong-gorong sudah ada yang ambruk sehingga bukan tidak mungkin lagi sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan para pengguna jalan terutama pada malam hari,” ungkapnya, Minggu (31/05/2020)

Baca Juga :  Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Kelurahan Bugih Diduga Hanya Jadi Lahan Korupsi

Lebih lanjut Baihaki, kalau dirinya sangat kecewa dan geram kepada pemerintah daerah kabupaten Pamekasan yang sampai saat ini sepertinya masih menutup mata dengan adanya kondisi jalan yang sudah sempat memakan beberapa korban yang melintasi jalan tersebut

“Yang selalu menjadi pertanyaan besarku, ada apa dan kenapa dengan para pemangku kebijakan di Gerbang Salamku?, ” tanya Baihaki

Baca Juga :  BI dan Bank Jatim Launching SIAP QRIS di Pasar Bangkal Sumenep, Bupati Fauzi Ucapkan Terima Kasih

“Mudah-mudahan setelah musibah Covid – 19 ini berakhir pemerintah kabupaten pamekasan bisa langsung memperbaiki jalan poros ini, yang merupakan salah satu penunjang perekonomian, pendidikan dan kesehatan warga daerah sini dan masyarakat Desa Lebeng Barat dan sekiratnya ini,” harapnya

Dihubungi via Watshapp (WA), Cahya Wibawa ST Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan mengatakan, pihaknya akan melakukan kroscek dulu ke lapangan

“Kami akan cek dulu mas,” jawabnya

Ketua Komisi lll DPRD Pamekasan Ismail, saat dihubungi ReporterMadurapost melalui via telepon selulernya sedang tidak aktif. (mp/nir/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp Madura Post sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.