SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Jalan Poros Desa Rusak Parah, Warga Desa Dulang Ingin Pemkab Sampang Buka Mata

Avatar
×

Jalan Poros Desa Rusak Parah, Warga Desa Dulang Ingin Pemkab Sampang Buka Mata

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Warga desa Dulang Kecamatan Torjun mengeluh karena kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Sampang terhadap kondisi jalan poros desa yang sudah bertahun tahun dalam kondisi rusak parah.

Jalan yang berlubang dan menjadi genangan air disaat musim hujan sangat membahayakan para pengguna jalan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Salim, Salah satu warga mengatakan bahwa jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki, sehingga apabila musim hujan sering terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  Pasien Terjangkit Virus Corona di Kabupaten Pamekasan Bertambah, Satu Orang Kembali Dinyatakan Positif

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang untuk tidak tutup mata. Karena jalan ini sebagai sarana utama masyarakat setempat,” kata Salim, Senin (2/11/2020).

Sementara itu, Kepala Desa Dulang, Ainul Yakin mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Torjun agar jalan tersebut segera mendapat kucuran dana dari Pemkab Sampang.

Baca Juga :  Gerakan Pasar Murah 1 April 2024, DKPP Sumenep Jajakan Produk Lokal

Menurut Ainul Yakin, Jalan tersebut harus segera diperbaiki karena merupakan akses utama masyarakat desa Dulang yang sekaligus jalur perekonomian masyarakat setempat.

“Kami berharap usulan yang diajukan segera terealisasi dan masyarakat bisa merasa nyaman dan roda perekonomian masyarakat bisa berjalan lancar yang nantinya bisa berimbas kepada kesejahteraan masyarakat,” Kata Ainul Yakin.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Setiadi Yuliawan saat dikonfirmasi melalui WA menyampaikan, jalan poros desa yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah jalan non status, yaitu jalan desa dengan dimensi 3 meter yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca Juga :  Aji Kades ‘Diwisuda’ Resmi Sandang Gelar Sarjana Ekonomi

“Jadi tidak boleh dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD). Untuk itu segera dilakukan usulan terkait kondisi jalan rusak tersebut,” pungkasnya. (Mp/man/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.