Scroll untuk melanjutkan membaca
DaerahHeadlinePeristiwa

Isak Tangis Iringi Kedatangan Bocah yang Tenggelam di TSI Sumenep

Avatar
×

Isak Tangis Iringi Kedatangan Bocah yang Tenggelam di TSI Sumenep

Sebarkan artikel ini
Ratusan warga menyambut kedatangan Afdan bocah yang tewas tenggelam di wisata TSI Sumenep. (Foto: Fatholla/Biro Pamekasan)
PAMEKASAN, (MaduraPost)- Kedatangan Afdan Sukron bocah 7 Tahun yang tenggelam di tempat wisata Taman Sumekar Indah (TSI) yang berada di wilayah batuan, Kabupaten Sumenep disambut isak tangis keluarganya dan ratusan warga setempat yang datang ke rumah duka. Senin (11/06/2019).
Ratusan Masyarakat menyambut kedatangan korban di rumah duka yang berada di Dusun Toroy, Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.
Pantauan Madurapost.co.id dalam kejadian itu keluarga korban terlihat sangat shok dan sangat terpukul.
Saat korban Afdan (7) tiba di rumah duka tampak terlihat disambut isak tangis dari keluarga Afdan, sementara orang tua Afdan terlihat pingsan karena tidak kuat melihat anak kesayangannya sudah tidak bernyawa.
Afdan adalah anak dari pasangan suami istri Isa Lutfi dengan Sitti Saudah warga Asal Desa Dempo Barat, yang sebelum kejadian berangkat ke kota Sumenep bersama keluarganya untuk berrekreasi kesalah satu tempat wisata dikota tersebut.
Madsuhri, paman Afdan mengatakan, pihaknya sangat terpukul dengan kejadian tersebut.
“Ini jadi pelajaran buat orang tua untuk lebih mengawasi anaknya jika hendak liburan,” tuturnya dengan nada sedih.
Setelah beberapa saat tiba di rumah duka, Afdan langsung dimandikan untuk segera dikebumikan di perkuburan keluarganya yang ada di dekat rumahnya.
Sebelumnya, diberitakan Afdan Sukron bocah (7) tewas tenggelam di wisata Taman Indah Sumekar (TSI) saat ia bersama keluarganya hendak liburan pada Senin, (10/6/19). (mp/uki/zul)
Baca Juga :  Pasien Terkonfirmasi Virus Corona di Pamekasan Bertambah 2, Jadi Total 5 Orang

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.