SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Inspektorat Pamekasan Tolak Klarifikasi LSM PRIMA Terkait Proyek di Desa Kodik

Avatar
×

Inspektorat Pamekasan Tolak Klarifikasi LSM PRIMA Terkait Proyek di Desa Kodik

Sebarkan artikel ini
Inspektorat Pamekasan Tolak Klarifikasi LSM PRIMA Terkait Proyek di Desa Kodik. (Foto: Chandra/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, Madurapost.co.idTerkait proyek TPT di Desa Kodik Proppo Pamekasan akhirnya LSM PRIMA mulai melakukan klarifikasi ke Inspektorat Pamekasan.

Namun sangat disayangkan kalrifikasi tersebut di tolak oleh pihak Inspektorat Pamekasan dengan alasan macam – macam.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

“saya sangat kecewa dengan Inspektorat Kabupaten Pamekasan, pasalnya niat saya ingin mengklarifikasi terkait pekerjaan proyek yang berada di Desa Kodik malah terkesan di tolak,” ujar Slamet ketua LSM PRIMA. Kamis, (2/5/19).

Baca Juga :  Terjadi Peristiwa Kebakaran di Kecamatan Waru, Lima Kandang Sapi Ludes Dilalap Api

“dan alasan yang disampaikan juga beragam. Awalnya saat saya menghubungi pak Budi melalui WA, beliau menyatakan sudah tidak menjabat lagi karena digantikan oleh PLT dan pak Budi siap menyampaikan ke Bupati Pamekasan. Namun saat di datangi ke Kantor Inspektorat Pamekasan, staf mengatakan PLT sedang tidak berada ditempat dan kalau mau klarifikasi harus melayangkan surat audensi,” tambahnya.

Baca Juga :  180 Kepala Keluarga di Desa Rekkerrek Akan Terima BLT Dana Desa

Menurut Slamet sikap Inspektorat itu terkesan lari dari klarifikasi. Dan sepatutnya jika Inspektorat bersifat netral demi menjaga dan mengontrol pekerjaan bisa dikerjakan sesuai spesifikasi, mereka tidak menghindar saat kami akan mengklarifikasi sebuah pekerjaan yang kami duga menyimpang dari spesifikasi tekhnis dan menimbulkan kegagalan proyek.

Langkah berikutnya LSM PRIMA akan melampirkan bukti kegagalan proyek sebagai surat audensi seperti yang diminta oleh Inspektorat Pamekasan.

Baca Juga :  Desa Blumbungan Cairkan BLT-DD, Penerima Berterima Kasih

“saya tidak akan berhenti sampai disini karena ini sudah jelas kegagalan proyek yang kami duga salah dalam pekerjaan tekhnisnya. Dengan demikian saya segera akan melayangkan surat audensi sesuai permintaan dari Inspektorat,” pungkasnya. (mp/chn/zul)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.