SUMENEP, MaduraPost – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edi Rasiyadi mengatakan, Ikatan Satuan Generasi Berencana (Insan GenRe) hendaknya menjadi agen perubahan kepada remaja supaya menjadi remaja yang produktif, sehat, cerdas dan berakhlak serta berkarakter budaya. Selasa, 1 Agustus 2023.
Dia juga mengatakan, Insan GenRe Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hendaknya menjadi figur yang beretos kerja, berintegritas untuk menjadi roll model dan teladan bagi remaja.
Menurutnya, Insan GenRe jangan sampai tidak bisa menjadi teladan remaja dalam aktivitas sehari-hari, karena pembangunan daerah selanjutnya merupakan tanggung jawab generasi muda saat ini, sehingga harus menyiapkan diri sejak dini.
“Kami mengharapkan keberadaan Insan GenRe memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan remaja yang memiliki SDM tangguh dan mandiri, untuk mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep,” kata Sekda Edi Rasiyadi pada Kongres Insan GenRe Sumekar 2023-2025, di Kantor Bupati, Selasa (1/8/2023).
Melalui organisasi ini, kata dia lebih lanjut, para remaja melakukan kegiatan positif dan menghindari perilaku negatif yang menjerumuskan masa depan, seperti menjauhi narkoba, kriminalitas, pergaulan bebas, pernikahan dini, dan menjauhi perilaku menyimpang lainnya.
“Remaja sebagai generasi pembangunan untuk menghindari tindakan dan perbuatan negatif, demi mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep, karena pembangunan daerah di masa mendatang yang menentukan adalah generasi saat ini,” kata Sekda Edi menerangkan.
Pihaknya menyatakan, para remaja harus menggali sekaligus mengembangkan potensi dan kualitas dirinya secara maksimal, supaya memiliki kemampuan dalam rangka menggapai cita-cita masa depannya.
“Program GenRe mengajarkan remaja tangguh dan mampu berkontribusi, dalam pembangunan sesuai dengan bakat dan kemampuannya masing-masing. Karena itulah, tetap semangat untuk menjadi organisasi pelopor dan generasi yang unggul,” tegas Sekda Edi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Agus Mulyono, mengungkapkan, kongres ini sebagai sarana evaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun perencanaan dalam merespon dinamika organisasi Generasi Berencana.
“Semoga, forum GenRe sebagai wadah untuk membentuk karakter, serta sebagai sarana memfasilitasi remaja lebih memahami hidup sehat dan berakhlak,” tandasnya.***






