SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Berita

Ikut Lelang Jalan Preservasi Kedungdung – Bringkoning, Aktivis Sampang Soroti Track Record Buruk PT Jati Wangi

Avatar
×

Ikut Lelang Jalan Preservasi Kedungdung – Bringkoning, Aktivis Sampang Soroti Track Record Buruk PT Jati Wangi

Sebarkan artikel ini
Halaman LPSE yang memperlihatkan penawaran dari beberapa penyedia jasa pekerjaan preservasi jalan Kedungdung Bringkoning (Foto : sumber halaman LPSE).

SAMPANG, MaduraPost – Lelang preservasi jalan Kedungdung Bringkoning telah dimulai. Jalan tersebut mendapatkan kucuran dana dari APBN melalui Kementrian PUPR sebesar Rp. 25.234.350.000,00.

Berdasarkan laman resmi LPSE Kementrian PUPR ada beberapa penyedia jasa yang ikut menawar. Diantaranya, PT Tectonia Grandis, PT Jati Wangi, dan PT Joglo Multi Ayu.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Namun, ada salah satu penyedia jasa yang mendapatkan sorotan oleh aktivis di Sampang yaitu PT Jati Wangi.

Sorotab tersebut datang dari Hanafi, Sekretaris Ormas ProJo Sampang. Hanafi menilai bahwa PT Jati Wangi ikut serta menawar jalan Kedungdung Bringkoning. Dirinya mengatakan bahwa PT Jati Wangi tidak layak jadi pemenang karena memiliki track record jelek.

Baca Juga :  Kalender Event Sumenep 2024 Telan APBD Rp2,8 Miliar, Disbudporapar Maksimalkan Konsep Pentahelix

“PT Jati Wangi itu tidak layak jadi pemenang. Karena ada beberapa pekerjaan sebelumnya tidak benar, banyak masyarakat menilai bahwa pekerjaannya tidak sesuai spek, seperti beberapa pekerjaan proyek di Waduk Nipah Banyuates,” kata Hanafi, Rabu (24/04/2024).

Hanafi meminta panitia lelang untuk lebih selektif dalam mengevaluasi para penyedia jasa yang akan mengerjakan proyek miliaran di Kedungdung Bringkoning tersebut.

“Kami sebagai masyarakat Kabupaten Sampang tidak ingin proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor nakal. Karena saya melihat PT Jati Wangi ini tidak beres kalau mengerjakan proyek. Bukti nyatanya proyek yang di Waduk Nipah itu,” imbuhnya.

Setelah menyampaikan beberapa penilaiannya Hanafi menegaskan akan segera melakukan audensi ke dinas terkait Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN Jatim Bali).

Baca Juga :  Proyek Irigasi Jalan Nasional di Tamberu Barat Sampang Bahayakan Pengendara Bermotor

“Insyaallah sebentar lagi kami barisan Ormas ProJo Sampang akan melakukan audensi ke dinas terkait. Kami sudah mengirim surat ke BBPJN Jatim Bali sekaligus tembusan BP2JK Jatim,” ucapnya.

Terakhir dirinya menegaskan akan meminta kepada BBPJN Jatim Bali. Supaya tidak cawe-cawe dan mengarahkan pemenang ke PT tertentu.

“Nanti dalam audensi kami meminta kepada BBPJN Jatim Bali tidak ikut campur dan mengarahkan pemenang ke penyedia jasa tertentu. Sekaligus mengawasi dengan baik dan benar, proses perbaikan jalan Kedungdung Bringkoning. Mengingat bantuan tersebut adalah langsung dari Presiden Jokowidodo selaku Pembina Ormas Projo Pusat,” tegasnya.

Baca Juga :  Janji Komisi II DPRD Sumenep, Kawal Kasus Mafia Pupuk Bersubsidi Hingga ke Akar-akarnya

Perlu diketahui, ada beberapa penyedia jasa yang ikut serta menawar di ruas jalan Kedungdung РBringkoning. Diantarnya, PT Tectonia Grandis dengan harga penawaran Rp. 19.917.377.599,95 sementara di urutan ke dua ialah PT Jati Wangi dengan harga penawaran Rp. 19.917.377.600,00 dan harga yang sama di urutan ke tiga PT Joglo Multi Ayu  Rp. 19.917.377.600,00.

Sementara itu media ini mencoba menghubungi pihak dari penyedia jasa PT Jati Wangi dengan nomor yang tertera di halaman google mapsnya dengan nomor telepon (085347652555) namun tidak aktif atau tidak bisa dihubungi.

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.