Hati-hati Beli Jajanan di Sekolah, Begini Kata Petugas Kesehatan Puskesmas Palengaan

  • Bagikan
Siswa-siswi MI Baitul Hikmah I Saat foto bersama Setelah mengikuti penyuluhan HSP (Foto: Safrai/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, (Madurapost.co.id) – Guna mendongkrak stamina siswa disekolah Tim Petugas Kesehatan Puskesmas Palengaan menggelar olahraga jasmani sekaligus penyuluhan Hiegine Sanitasi Pangan (HSP).

Olahraga jasmani tersebut tidak hanya digelar di satu lembaga saja. Terdiri dari tingkat SD dan MI dari kelas 4 sampai kelas 6. Salah satunya digelar di MI Baitul Hikmah I Desa Panaan, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur. Sabtu. (27/7/19)

BACA JUGA :  Gandeng DPRD Pamekasan, 50 Anak Dikhitan Gratis 

Sebelum melakukan olahraga jasmani anak didik diukur dan ditimbang terlebih dahulu untuk mendeteksi awal kesehatannya.

Dewi Puspitasari, Amd.Kep, mengatakan, tujuan pengukuran jasmani ini dilakukan  untuk mengetahui kondisi dan perkembangan kebugaran jasmani anak dan meningkatkan kemampuan sistem sirkulasi dan jantung, serta meningkatkan stamina pada tubuh.

“Kegiatan ini untuk mendeteksi kesehatan dini anak didik,”ujarnya

BACA JUGA :  Penadah Motor di Pamekasan Bawa Kartu Pers Palsu

Dewi menambahkan, membudayakan pada anak sekolah untuk berolahraga dapat membuat badan sehat, bugar dan tentu saja dapat meningkatkan semangat belajar siswa.

“Ya, jika rajin berolahraga tentunya belajar anak didik akan lebih semangat lagi,”imbuhnya

Disamping itu dalam penyuluhan implementasi Hiegine Sanitasi Pangan (HSP), Sekretariat Puskesmas Palengaan, Helyatun masun, Skm, mengatakan, kegiatan penyuluhan implementasi HSP (Hiegine Sanitasi Pangan) dilakukan agar siswa tahu PHBS di sekolah, dan tahu bagaimana cara mencuci tangan pakai sabun yang benar.

BACA JUGA :  Menjadi Korban Penganiayaan, Anggota Ormas LMP Pamekasan Lapor Polisi

“Agar anak didik itu tahu dan faham mana perilaku yang baik dan perilaku yang buruk,”ucapnya

Helyatun menambahkan, anak didik harus faham dan hati-hati dalam memilih jajanan disekolah. Menurutnya, jajanan itu harus bersih dan higienis serta tercukupi vitaminnya.

“Kami berharap siswa mampu memilih jajanan yang sehat,”pungkasnya.(mp/rai/rus)

  • Bagikan