Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita

Hanya Gunakan Voucher Ini Warga Sumenep Bisa Makan Gratis di Festival Kuliner Tradisional

Avatar
×

Hanya Gunakan Voucher Ini Warga Sumenep Bisa Makan Gratis di Festival Kuliner Tradisional

Sebarkan artikel ini
KEGIATAN. Potret Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat meninjau acara. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Festival Kuliner Tradisional menjadi puncak kegiatan yang digelar TPC Ganjar – Mahfud Sumenep. Sabtu, 10 Februari 2024 malam.

TPC Ganjar – Mahfud mengajak warga Sumenep untuk kulineran dengan bagi-bagi ribuan voucher makan gratis.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca

Festival Kuliner Tradisional berlangsung meriah. Para pelaku UMKM yang berjejer di sepanjang Jalan dr. Soetomo, tepatnya di depan gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) hingga area depan Museum Keraton Agung Sumenep diserbu warga.

Festival Kuliner Tradisional ini merupakan lanjutan acara Jalan Sehat Perjuangan yang mengusung tema ‘Sumenep Sat Set Membangun Indonesia’ Sabtu pagi.

Baca Juga :  Warga Ketapang Sampang Keluhkan Proyek Drainase Milik PT Amin Jaya Group

Para pengunjung dapat menukarkan voucher makan gratis dengan berbagai menu kuliner tradisional yang disajikan oleh ratusan pelaku UMKM di acara tersebut.

“Kita sambut tanggal 14 Februari nanti dengan kebahagiaan, dan malam ini kita menghibur seluruh masyarakat Sumenep,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu (10/2) malam.

“Festival kuliner tradisional ini untuk seluruh masyarakat Sumenep tanpa terkecuali, meski bukan pendukung Ganjar – Mahfud,” kata Fauzi menambahkan.

Selain menyambut kontestasi Pemilu 2024, Fauzi menilai, apabila Indonesia memiliki ragam kuliner khas daerah, salah satunya kuliner tradisional khas yang ada di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Proyek Dana Hibah Untuk Pokmas Karomah Desa Padelegan Diduga Tidak Sesuai RAB

“Sumenep ini memiliki banyak kuliner yang tak kalah hebatnya dengan kuliner yang ada di kabupaten lain,” tutur Fauzi.

Menurutnya, dengan acara tersebut masyarakat bisa bersama-sama merawat dan terus menggali potensi alam Sumenep sebagai bahan makanan khas daerah di ujung timur Pulau Madura.

“Kuliner khas Sumenep ini istimewa. Ada kaldu kokot dan beberapa kuliner yang lain yang masuk warisan budaya kita,” kata Fauzi.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM di Festival Kuliner Tradisional TPC Ganjar – Mahfud Sumenep, Bu Yana, mengaku kekurangan stok dagangannya yang berupa empek-empek dan tahu bakso.

Baca Juga :  RSUDMA Sumenep Pastikan Layanan Bansos PBI JK Berjalan Baik

“Sejak tadi pagi buka sudah banyak yang terjual, kehabisan barang ini. Tadi pagi aja habis sekitar 400 sekian pcs,” katanya, saat diwawancara media.

“Kita jualan empek-empek dan tahu bakso aja. Kalau yang empek-empek itu ada yang kotak-kotak dan ada kapal selam. Sudah habis semua ya,” timpalnya menambahkan.

Dalam Festival Kuliner Tradisional TPC Ganjar – Mahfud Sumenep itu para pelaku UMKM mengaku bekerjasama dengan UMKM Aksara Kopi dan UMKM milik pemerintah kabupaten setempat.***

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.