SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Habiskan Dana Miliaran Rupiah, Terminal Kargo Pamekasan Berfungsi Untuk Corona

Avatar
×

Habiskan Dana Miliaran Rupiah, Terminal Kargo Pamekasan Berfungsi Untuk Corona

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Diantara salah satu kehebatan Kabupaten Pamekasan adalah mempu membangun berbagai fasilitas dengan anggaran yang fantastis namun pada akhirnya tidak bisa difungsikan. Akibatnya uang rakyat miliaran rupiah hilang percuma.

Seperti halnya pembangunan terminal kargo yang berada di Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sejak tahun 2012, Pembangunan terminal kargo sudah rampung, Namun hampir setiap tahun pemerintah Kabupaten Pamekasan selalu menganggarkan beberapa proyek di lokasi tersebut, Dengan alasan kelengkapan fasilitas terminal.

Baca Juga :  H. Zamahsyari, Anggota DPRD Pamekasan Apresiasi Perubahan Status STAI-MU Menjadi IAI-MU Panyeppen Pamekasan

Namun fakta yang terjadi, Setelah uang rakyat terkuras untuk pembangunan terminal, Pemerintah Kabupaten Pamekasan hanya mampu menggunakan terminal tersebut sebagai tempat pengecekan Virus Corona.

“Jadi kalau tidak ada covid-19, Tidak mungkin Pemerintah Pamekasan bisa memanfaatkan terminal tersebut,” Kata Khairul Kalam. Sabtu (18/07/2020)

Hal itu disampaikan Khairul sebagai Politisi Partai Gerindra DPC Pamekasan menyikapi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dibawah Pimpinan Bupati Baddrut Tamam yang dinilai penuh retorika.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Sebut Warga Kecamatan Lenteng Meninggal di Rumah Sakit Pamekasan Karena Covid-19

“Semoga ada kebijakan Bupati Pamekasan agar terminal yang dibangun dengan dana Miliaran Rupiah tersebut dapat difungsikan sesuai peruntukannya, Sehingga gagasan yang selalu disampaikan ke publik tidak hanya menjadi retorika untuk cari sensasi,” Imbuh Khairul. (Mp/liq/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.