SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Gubernur Khofifah Bantu Dana Rp 1,7 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi

Avatar
×

Gubernur Khofifah Bantu Dana Rp 1,7 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Gubernur Jawa Timur gelontorkan dana bantuan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, sebesar 1.748.500.000 atau sama dengan 1,7 miliar. Selasa (29/9/2020) kemarin di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Bantuan tersebut beragam jenis diserahkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Sumenep Busyro Karim, dan langsung diterima masyarakat setempat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Diantaranya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) BUMDes di Desa Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan Rp. 50.000.000, Desa Dungkek Wetan, Kecamatan Dungkek Rp. 50.000.000, dan Desa Banraas, Kecamatan Dungkek Rp. 50.000.000.

Kemudian BKK Jatim Puspa ke Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan Rp. 164.750.000, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan Rp. 245.875.000, Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan Rp. 198.750.000, Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan Rp. 177.750.000, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru: Rp. 264.250.000, Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru Rp. 253.750.000, Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru Rp. 248.500.000, dan Desa Matanair Kecamatan Rubaru Rp. 193.500.0002.

Baca Juga :  Sebanyak 271 Lembaga Keagamaan di Sumenep Dapatkan Bantuan Keuangan

Dilanjutkan dengan Dana Bergulir (Dagulir) Bank Jatim, penerima kredit Dagulir diantaranya Nur Hasan, peternak ayam Rp. 100.000.000, Sunaryo, pedagang alat rumah tangga Rp. 25.000.000, Yanto, perdagangan dan pertanian Rp. 100.000.000.

Lalu penerima kredit dana pemulihan ekonomi nasional, diantaranya Rokhmad, jasa service Rp. 70.000.000, AH Hariyono, jasa persewaan mobil Rp. 30.000.000. Lalu Dagulir UMKM dari debitur kredit PKPJ, diantaranya Fauzannudin, Desa Banaresep Timur, ternak sapi Rp. 50.000.000, Hamsih, Desa Banaresep Timur, ternak sapi Rp. 50.000.000.

Baca Juga :  Sekda Sumenep Angkat Bicara Soal Oknum ASN Terlibat Jual Beli Jabatan, Begini Katanya!

Ditambah debitur kredit Chaneling, diantaranya Nurhasanah, Desa Pakandangan Sangra, ayam petelur Rp 50.000.000, Dina Amalia, Desa Ellak Daya, perancangan Rp. 300.000.000.

“Bantuan ini demi memulihkan sektor perekonomian di masa pandemi Covid-19,” kata Gubernur Khofifah, Rabu (30/9).

Dalam penyerahan bantuan itu Gubernur Khofifah didampingi Bupati Sumenep, Kakanwil BPN, Kakanwil BPS, Dirut Bank Jatim. Disamping itu, Gubernur Khofifah melakukan penyerahan cinderamata dan bantuan APD kepada RRI Sumenep, serta melakukan peninjauan rumah responden Sensus Penduduk.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Diduga Ngibul, Program CSR Petronas Untuk Nelayan Tidak Jelas

Di Pendopo Agung Keraton Sumenep, serangkaian bantuan seperti penyerahan BLT DD, penyerahan BKK BumDes dan BKK Jatim Puspa, penyerahan Subsidi Upah dan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, penyerahan simbolis sertifikat Tanah BPN, dan penyerahan Dagulir Bank Jatim dan UMKM.

Gubernur Khofifah juga memberikan bantuan BLT DD ke 6 warga, dan bantuan Subsidi Upah 5 warga, kemudian penerima manfaat program BJPS Ketenagakerjaan sebanyak 3 orang, sertifikat tanah BPN sebanyak 1.370 buah sertifikat, penyerahan simbolis sebanyak 10 buah dari Desa Lapa Taman.

(Mp/al/rus)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.