Scroll untuk baca artikel
Headline

Gubernur Jatim Tinjau Banjir di Kali Kemoning, Dua Mesin Pompa Ditemukan Rusak

38
×

Gubernur Jatim Tinjau Banjir di Kali Kemoning, Dua Mesin Pompa Ditemukan Rusak

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan banjir di Sampang, saat melakukan pengecekan ditemukan ada dua mesin pompa selama ini belum ada perbaikan, dia memberikan waktu lima hari selesai untuk perbaikan dua mesin pompa yang bermasalah

Kedatangan Gubernur Jatim bersama rombongan disambut Pemerintah Kabupaten Sampang di Pendopo Agung Tronojoyo Sampang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Sah ! Hari Ini Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Resmi Dilantik, Ini Delapan Program Unggulannya

Agenda kunjungan gubernur bersama rombongan dalam rangka meninjau sungai kali Kamoning yang mengakibatkan banjir di Sampang, juga mengunjungi rumah mesin pompa yang bermasalah di dua titik, yakni di Jalan Delima dan Jalan Bahagia.

Dalam rombongan Gubernur Jawa Timur disaat melakukan kunjungan didampingi oleh , Wakil Bupati Sampang, H Abdullah Hidayat, Sekda Kabupaten Sampang , Yuliawan Setiadi, beserta Organisasi Perangkat Daerah Sampang.

Baca Juga :  Gubernur Jatim Berikan Bantuan Pada Keluarga Dua Bocah Korban Terseret Arus Sungai di Desa Prajjan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya sudah mengunjungi dua mesin pompa yang bermasalah dan secepatnya pihaknya akan segera melakukan perbaikan terhadap dua mesin yang bermasalah tersebut, agar dengan perbaikan dua mesin pompa tersebut, bisa meminimalkan banjir di kota Sampang.

“Kami mengupayakan perbaikan paling lama tanggal 25 Desember segera tuntas perbaikannya, hingga terjadi lagi banjir di Sampang,” katanya, Minggu (20/12/2020).

Baca Juga :  Bahas Soal Tuntutan Warga, Hari ini HCML Dipanggil Ketua Komisi I DPRD Sumenep

Khofifah menjelaskan, pihaknya juga mempunyai agenda membagikan bantuan paket sembako kepada korban yang terdampak banjir di Sampang.

“Kami juga akan melakukan taksiyah terhadap keluarga korban dua bocah yang meninggal, akibat terseret arus sungai,”pungkasnya.(Mp/man/kk)