SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlineKesehatan

Gerak Nyata Kepala Desa Gunung Rancak Sampang Dalam Menangani Pandemi Covid-19

Avatar
×

Gerak Nyata Kepala Desa Gunung Rancak Sampang Dalam Menangani Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Dalam upaya tanggap wabah pandemi Covid-19 Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Rancak rupanya tak ingin main-main dalam upaya menanggulangi hal tersebut.

Terbukti berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari mengedukasi masyarakat untuk mengenali dan belajar memutus mata rantai Covid-19 melalui benner besar dan famplet himbauan yang dipajang disetiap dusun dan tempat ramai.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Selain itu, Desa Gunung Rancak beberapa hari lalu telah membentuk Satgas relawan Covid-19 yang kemudian diperintahkan untuk menyusuri dan mendata secara door to door para warga yang baru datang dari luar kota maupun luar negeri guna mengantisipasi penyebaran virus yang saat ini mulai meresahkan masayarakat.

Baca Juga :  Warning Warga Pantura Untuk Pemenang Proyek Pembangunan Jalan Pegantenan – Bujur Barat Senilai Rp 35 M

Terbaru, Desa tersebut juga telah melakukan penyemprotan desinfektan terhadap fasilitas umum dan lembaga pendidikan, serta membagikan alat kelengkapan cuci tangan berupa penampungan air yang telah dimodifikasi, seperti diberi kran untuk mengalirkan air dan dibagikan terhadap 35 titik seperti pasar, lembaga pendidikan dan masjid.

Mohammad Juhar, Kepala Desa Gunung Rancak mengatakan bahwa dirinya melakukan hal tersebut adalah sebagai bentuk ikhtiar dengan perbuatan nyata untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut di desanya.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Tobai Timur Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 77

“Hanya itu yang bisa kita perbuat mas untuk mengantisipasi penyebaran virus didesa in,” jelanya kepada MaduraPost, Senin (30/3/20).

Apalagi menurut Juhar, didesanya sejak beberapa hari terakhir telah banyak terdeteksi kepulangan para perantau dari daerah basis zona merah yang perlu diwaspadai, seperti dari Malaysia, Kalimantan Timur dan Jakarta.

“Sejak beberapa hari telah tercatat banyak yang datang dari Luar Negeri dan luar kota yang masuk zona merah, seperti Malaysia, Jakarta. Untuk itu kita waspada dengan upaya antisipasi, termasuk dilakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Satu Tahun SPBU Bindang Melayani, Kepuasan Konsumen Selalu Jadi Prioritas

Alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sampang inipun berharap apa yang dilakukan itu dapat bermanfaat untuk menahan laju penularan pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Ini kita berusaha dengan segala kemampuan, namun hasilnya kita pasrah kepada yang Tuhan yang Maha Kuasa. Tentunya mari sama-sama memohon kepada-Nya,” Pungkasnya. (Mp/ron/lam)

>> Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita madurapost.net WhatsApp Channel : Klik Disini . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.