Gelar Perayaan Yadnya Kasada, Wisata Gunung Bromo Ditutup untuk Wisatawan

  • Bagikan
Ritual Yadnya Kasada di sekitar lereng Gunung Bromo. (MaduraPost/Moch Solihin)

PROBOLINGGO, MaduraPost – Warga Tengger, yang berada di kawasan lereng Gunung Bromo akan menggelar ritual Yadnya Kasada pada 24-27 Juni 2021, di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Probolinggo.

Perayaan yang digelar tahun ini tertutup, termasuk wisatawan dari dalam maupun dari luar kota. Hal itu dilakukan untuk mencegah risiko penyebaran virus corona.

BACA JUGA :  Ikhtiyar Mengembangkan Syiar Islam, IKBAS MPWI Pakong dan Kadur Dilantik

Perayaan ritual Yadnya Kasada ini rutin digelar warga suku tengger setiap tahun, sebagai salah satu bentuk rasa terima kasih kepada sang Hyang Widhi serta memperingati leluhur mereka yaitu Joko Seger dan Roro Anteng.

Kabid Kebudayaan Dinas Pemuda dan Pariwisata Sulaiman mengatakan, keputusan hasil rapat dengan pemerintah, termasuk Ketua Satgas Covid-19, untuk sementara ditutup.

BACA JUGA :  Ugal Ugalan di Jalan Raya, Satlantas Polres Probolinggo Amankan Empat Truk

“Hasil rapat dengan tim kemarin sudah kami ajukan ke Bupati,” katanya, Sabtu (5/5/2021).

Dalam keputusan bersama, acara ritual Yadnya Kasada tetap berlangsung. Namun, harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Setiap jalan menuju ke Gunung Bromo akan dijaga ketat, dengan melibatkan TNI, POLRI dan SATPOL PP. Warga yang masuk ke tempat ritual akan diperiksa, jika bukan orang suku tengger kami suruh kembali,” ungkapnya.

  • Bagikan