SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Headline

Dugaan Korupsi Mobil SiGAP, Aktivis Ultimatum Kejari Pamekasan

Avatar
×

Dugaan Korupsi Mobil SiGAP, Aktivis Ultimatum Kejari Pamekasan

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Aktivis lintas LSM menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan menuntut agar penyidik segera melakukan pemanggilan terhadap para pejabat yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan mobil SiGAP. Jumat (09/10/2020)

LSM yang tergabung dalam aksi demo tersebut adalah LSM KOMAD, LSM GEMPAR dan LSM GEMPUR. Dalam aksinya, para aktivis mensupport Kejari Pamekasan segera menetapkan tersangka.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Minim Perhatian, Jalan di Desa Lemper Rusak Parah, Warga Setempat Berharap Segera di Perbaiki

Dalam orasinya, Korlap aksi dari LSM KOMAD Zaini Wer Wer menyampaikan, jangan hanya Kepala Desa saja yang dipanggil, diperiksa dan dimintai keterangannya terkait kasus Mobil Sigap itu, akan tetapi pihak Kejari segera juga melakukan pemanggilan terhadap Pejabat yang diduga terlibat dalam masalah tersebut.

“Kasian, para Kepala Desa itu hanya sebagai penerima saja terkait Mobil Sigap itu, bukan yang mengadakan pengadaan, karena kalau warganya tidak faham masalah Mobil Sigap itu disangkanya Kepala Desanya yang bermasalah,” teriak Ketua LSM KOMAD tersebut.

Baca Juga :  Rindu Kompetisi Sepak Bola, Putaran U-17 Askab PSSI Vakum Karena Corona

Para aktivis lintas LSM tersebut bergantian melakukan orasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan yang berada di Jalan raya panglegur Pamekasan.

Para aktivis tersebut ditemui langsung oleh Hendra sebagai kasi Intel Kejaksaan Negeri Pamekasan.

Dihadapan peserta aksi kasih Intel mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan oleh para aktivis untuk segera menyelesaikan persoalan hukum dugaan korupsi mobil Sigap.

Baca Juga :  Pengangkatan Sekretariat PPS di Desa Tobai Barat Sampang Diduga Salahi Aturan

” kami berharap semuanya bersabar menunggu proses hukum yang dilakukan oleh penyidik dan setelah hasil dari proses penyelidikan akan kami publish semuanya,” Kata Hendra. (Mp/nir/kk)

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.