SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Daerah

Dua Tahun Terakhir PAD Pariwisata di Sumenep Melampaui Target

Avatar
×

Dua Tahun Terakhir PAD Pariwisata di Sumenep Melampaui Target

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Madurapost.id – Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur semenjak dua tahun terakhir dari tahun 2018 hingga 2019 mengalami peningkatan pesat dan signifikan.

Hal itu tercatat pada tahun 2018 lalu, realisasi rekapitulasi penyetoran retribusi wisata meliputi pantai pantai lombang, pantai slopeng, museum keraton, even-even pariwisata dan budaya tembus Rp 588.810.000,00 dengan prosentase 147,20 persen dari target Rp 400.000.000,00.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Berikut rinciannya :

  1. Pengelolaan pantai lombang, target 43.125.000 dengan realisasi 59.500.000,00 dan prosentase 137,97 persen.
  2. Pengelolaan pantai slopeng, target 40.250.000 dengan realisasi 51.200.000,00 dan prosentase 127,20 persen.

  3. Retribusi pantai lombang, target 118.933.000 dengan realisasi 203.122.000,00 dan prosentase 170,79 persen.

  4. Retribusi pantai slopeng, target 73.370.000 dengan realisasi 68.976.000,00 dan prosentase 94,01 persen.

  5. Retribusi museum keraton, target 109.372.000 dengan realisasi 135.882.000,00 dan prosentase 124,24 persen.

  6. Retribusi tempat olahraga dan sarana prasarana, target 14.950.000 dengan realisasi 40.130.000,00 dan prosentase 268,43 persen.

  7. Sewa lahan objek wisata pantai lombang, dengan realisasi 30.000.000,00.

Baca Juga :  Rumor Jutaan Pendapatan BUMDes di Waru Pamekasan Dibantah Pemerintah

Kemudian, pada tahun 2019 realisasi rekapitulasi penyetoran retribusi wisata meliputi pantai pantai lombang, pantai slopeng, museum keraton, even-even pariwisata dan budaya tembus Rp 699.212.050 dengan prosentase 164,194 persen dari target Rp 425.845.000,00.

Berikut rinciannya :

  1. Pengelolaan pantai lombang, target 49.593.000 dengan realisasi 65.000.000 dan prosentase 131.07 persen.
  2. Pengelolaan pantai slopeng, target 46.287.000 dengan realisasi 58.500.000 dan prosentase 126,39 persen.

  3. Retribusi pantai lombang, target 114.118.000 dengan realisasi 101.591.000 dan prosentase 120,41 persen.

  4. Retribusi pantai slopeng, target 84.374.000 dengan realisasi 101.591.000 dan prosentase 148,84 persen.

  5. Retribusi museum keraton, target 114.276.000 dengan realisasi 170.092.000 dan prosentase 148,84 persen.

  6. Retribusi tempat olahraga dan sarana prasarana, target 17.197.000 dengan realisasi 17.746.000 dan prosentase 103,19 persen.

  7. Sewa lahan objek wisata pantai lombang, dengan realisasi 88.874.050.

Baca Juga :  Sumbangan Seadanya, PWC IKA PMII Pragaan Bagikan Puluhan Sembako

“Alhamdulillah, dua tahun terakhir PAD pariwisata kita mengalami peningkatan yang sangat tinggi,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Bambang Irianto, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, Imam Bukhari saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (14/9).

Sedangkan, untuk tahun 2020 ini, Imam menjelaskan PAD pariwisata masih belum terekap keseluruhan. Selain masa pandemi, prosentase dibawah target.

Baca Juga :  Prosesi Pemakaman Anggota Polisi Diwarnai Tangis Haru

“Kita tidak bisa menapikkan, meski target dari pusat ada, tapi masa pandemi ini objek wisata masih ditutup, ya hasilnya tentu menurun,” tukasnya. (Mp/al/rus) 

Baca berita lainya di Google News atau gabung grup WhatsApp sekarang juga!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.